2 Kali di Rujuk ke Rumah Sakit, 1 Tersangka Judi Rumah Karaoke Meninggal.
Foto: Kapolrestabes Surabaya saat Konferensi Pers.

2 Kali di Rujuk ke Rumah Sakit, 1 Tersangka Judi Rumah Karaoke Meninggal.

Laporan: Tom

SURABAYA, Suara Publik - FR (73),warga Jalan Rajawali, Blegah Bangkalan Madura, satu dari tiga tersangka perjudian yang digerebek Polrestabes Surabaya di salah satu rumah karaoke Broadway Surabaya, dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya, Minggu (4/11/2018).

"Meninggalnya sekitar pukul 15.20 Wib tadi setelah kami rujuk sejak Kamis (1/11/2018) lalu," jawab Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Minggu (4/11/2018) malam.

Informasi yang didapat, sejak dilarikan ke RS Bhayangkara, FR langsung dirawat di salah satu ruang VIP. Setelah dirawat, Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 14.00 Wib, pria asal Jalan Rajawali, Blegah, Bangkalan, Madura itu mengeluh sesak dengan kesadaran menurun, kemudian di pindah ke ICU.

Dan sekitar pukul 15.20 Wib, FR dinyatakan meninggal di ICU oleh dokter RS Bhayangkara Surabaya. "Dua kali ini yang bersangkutan (FR) kami rujuk ke rumah sakit dengan keluhan sakit yang sama," tegas Sudamiran.

Informasinya, FR didiagnosa menderita penyakit broncitis akut, syok sepsis, kencing manis serta jantung coroner. Jenazah FR sudah dibawa keluarganya ke Bangkalan Madura sejak pukul 17.18 Wib.

Seperti diketahui, penggerebekan itu dilakukan Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Rabu (17/10/2018) dini hari lalu sekitar puku 00.30 Wib. Dalam penggerebekan itu, diamankan 16 orang yang saat itu berada di dalam room karaoke Broadway Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, Mereka juga menyita uang perjudian sebesar Rp 79 juta, 17 kartu domino dan sebuah senjata tajam jenis pisau besar.

Setelah memeriksa 16 orang yang diamankan, pada 18 Oktober 2018, mereka menetapkan 3 orang menjadi tersangka perjudian yaitu, FR, HK dan SAM. Selain itu, 1 orang yang terbukti membawa senjata tajam yaitu SB juga manjadi tersangka.(tom)

Sebelumnya Polisi Grebek Arena Sabung Ayam, Diduga Bocor Tak Satupun Yang Tertangkap.
Selanjutnya Bupati Dan Wakil Bupati Bondowoso, Terkesan Membiarkan Kegaduhan Terjadi.