3 Pelaku Curanmor di Sergap Tim Anti Bandit.

3 Pelaku Curanmor di Sergap Tim Anti Bandit.

Laporan : Tom

SURABAYA Suara-Publik. Hendak kirim hasil kejahatannya tiga pelaku curanmor disergap tim anti bandit Polrestabes Surabaya. Ke tiga pelaku curanmor yang sudah beraksi di 11 TKP ini tidak berkutik saat anggota tim anti bandit menyergapnya di kawasan Jembatan Suramadu l. Ketiga pelaku itu adalah Muhammad Anif (30) warga jalan Ds. Parseh, Kec.Socah, Kab.Bangkalan Madura, Anton (37) warga jalan Gundih IV Surabaya dan Muhammad Faik (29) warga Ds. Parseh , Kec. Socah, Kab. Bangkalan Madura.

Sebelum melakukan aksinya komplotan yang berjumlah tiga orang ini terlebih dahulu berkumpul di Warkop jalan Gundih Surabaya untuk merencanakan pencurian sepeda motor.

Kemudian ketiga tersangka ini berputar putar untuk mencari sasaran dengan menggunakan satu unit sepeda motor berboncengan tiga. Setelah menemukan target atau sasaran yang akan dicuri ketiga tersangka membagi peran. Diantaranya Muhammad Anif berperan sebagai merusak kunci motor dengan cara menggunakan kunci T, sedangkan tersangka Muhammad Faik berperan sebagai pengendara sepeda motor hasil curian dari TKP menuju ke Bangkalan Madura untuk dijual kepada penadah. Lalu tersangka Anton sendiri berperan sebagai pengawas diluar jika ada orang yang tahu.

" Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M Sinambella menjelaskan, Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor spesialis R.2 itu sudah beroperasi di kurun waktu 1 tahun terakhir. Mereka juga sudah beraksi di daerah Surabaya - Sidoarjo maupun Gresik.

Kita berhasil menangkap ketiga tersangka ini setelah melakukan aksinya dan membawa barang bukti rencana akan dijual ke Madura mereka ditangkap di Suramadu oleh tim anti Bandit Polrestabes Surabaya," terang Leonard, jum'at (21/7).

AKBP Leonard juga mengatakan, tersangka ini kita tanggap setelah melakukan pencurian diwilayah jalan Dupak Masigit dari tangan tersangka ini kita amankan Barang bukti yang dicuri satu kendaraan bermotor R2 yang diambil di daerah Dupak Masigit Surabaya. Masih lanjut Leonard, tersangka ini sudah beraksi di 11 TKP yakni di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik sedangkan satu unit sepeda motor oleh para tersangka ini dijual seharga 3 juta perunit dan hasilnya dibagi rata," pungkas Leonard. 

Guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut kini ketiga tersangka mendekam disel tahanan Mapolrestabes Surabaya dan dijerat dengan pasal 363 ke 3e, 4e,5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sebelumnya Amin: Pertanian Adalah Masa Depan Masyarakat Bondowoso.
Selanjutnya Bagus Wibowo Ditahan Kejari, Terkait Dana Hibah Pemkot Surabaya