4 Gram Sabu Dijadikan 40 Poket Lalu Dijual, Wiwik Suwito Divonis 5 Tahun dan Denda 1 M.
Foto: Sidang perkara penyalagunaan Narkotika jenis sabu, sebanyak 4 gram, digelar di PN.Surabaya, secara online

4 Gram Sabu Dijadikan 40 Poket Lalu Dijual, Wiwik Suwito Divonis 5 Tahun dan Denda 1 M.

Surabaya, suara-publik.com - Sidang lanjutan, perkara penyalagunaan Narkotika jenis sabu, dengan terdakwa Wiwik Suwito bin rupiyo (alm), digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara online.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim yang memimpin perkara, setelah mendengarkan saksi dan pemeriksaan terdakwa, majelis mengadili, " Menyatakan, terdakwa Wiwik bin Rupiyo ( alm) melakukan tindak pidana melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara, narkotika golongan I, sebagaimana diatur dan melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI no.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

" Menghukum terdakwa dengan 5 tahun Penjara, denda 1 Milliar dan subsider 2 bulan kurungan jika tidak bisa membayar denda. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Putusan hakim lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati, SH dari Kejari Surabaya, yang menghukum terdakwa 6 tahun Penjara, denda 1 Milliar dan subsider 3 bulan kurungan.

Usai mendengarkan putusan hakim, Kuasa Hukum terdakwa, Fardiansyah,SH dan Deddy Otto,SH, dari LBH Lacak, menyampaikan kepada terdakwa Wiwik atas putusan hakim yang dijatuhkan kepadanya, terdakwa Wiwik Suwito bin Rupiyo, menyatakan menerima atas vonis tersebut.

Perlu diketahui, dalam dakwaan Jaksa, terdakwa Wiwik Suwito bin Rupiyo (alm), pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2020, bertempat di jalan Buduran Sidoarjo.

Berawal saat terdakwa menelopone Edy Jengkar (DPO) untuk memesan sabu sebanyak 4 gram. Dan terdakwa Wiwik mentrasfer uang sebesar Rp 4.800.000,- ke rekening BCA Edy Jengkar (DPO). Oleh Edy Jengkar sabu 4 gram tersebut diletakan di bungkus rokok Gudang Garam saat diranjau di Maspion II jalan Buduran Sidoarjo.

Selanjutnya bersama dengan Candra Rusdi Prasetio (DPO) terdakwa membagi 4 gram sabu tersebut menjadi 40 poket kecil masing masing seberat 0,35 gram. 25 poket sabu oleh terdakwa sudah berhasil dijual dengan harga perpoket Rp.200 ribu.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, saksi Anas Sul'am dan saksi Alfian Setyo Tejo melakukan penangkapan dan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 5 Poket sabu sisa jual dari 40 poket tersedia. 1 pipet kaca, dan timbangan berada di kamar tidur terdakwa.

Atas perbuatannya terdakwa dijerat pasal alternatif, yaitu pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat 1, UU.RI no.35 tahun 2009, tentang Narkotika. (sam). 

Sebelumnya Transaksi 3,5 Juta Pil Koplo, 3 Saksi Akui Cristin dan Johans Sebagai Bandar Besar.
Selanjutnya Patungan Beli Sabu 1 Poket di Kunti, Oki Dan Pungki Diadili.