Abdul Jalil, Residivis Curas Dihukum 2 Tahun Penjara
Foto: Terdakwa curas Abdul Jalil, menjalani sidang di ruang Candra PN.Surabaya, secara online.Senin (25/01/2021).

Abdul Jalil, Residivis Curas Dihukum 2 Tahun Penjara

SURABAYA, (Suara Publik) - Residivis pencurian dengan kekerasan (curas), Abdul Jalil disidangkan di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara online,Senin (25/01/2021).

Sidang dengan agenda pembacaan putusan oleh hakim Martin Ginting yang memimpin persidangan, Mengadili, Menyatakan, terdakwa Abdul Jalil bin Madun terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dakwaan Penuntut Umum melanggar Pasal 365 Ayat (2) Ke-1 dan Ke-2 KUHPidana, dalam dakwaan JPU.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa dengan Pidana penjara selama 2 Tahun dikurangi selama Terdakwa menjalani penahanan sementara.

Menyatakan barang bukti berupa :

- 1bilah pisau jenis penghabisan panjang 25 cm gagang kayu, Dirampas untuk, dirusakkan sampai tidak dapat dipergunakan lagi.

- 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Dikembalikan kepada Abdul Jalil Bin Madun.

- 1 lembar STNK asli sepeda motor Yamaha Lexi warna putih dikembalikan kepada Dimons Surya Perwira.

Putusan hakim lebih ringan dibanding dengan tuntutan jaksa Irene Ulfa dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, dengan tuntutan 3 tahun penjara.

Terhadap putusan hakim Martin Ginting, terdakwa Abdul Jalil menyatakan menerima, demikian pula JPU menerima.

Diketahui, terdakwa Abdul Jalil ,mengancam korbannya dengan senjata tajam (sajam) pisau.

Terdakwa saat beraksi selalu membawa sajam pisau untuk menakut-nakuti korbannya, korban DSP menjadi sasarannya. Saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Lexi.

Terdakwa saat mengancam pakai pisau penghabisan, dan merampas dompet dan hp korban, selanjutnya dibawa kabur motor korbannya.

Ketika beraksi terdakwa mengaku kondisi jalan dalam keadaan sepi. Saat diacungi pisau korban pun pasrah dan menyerahkan motor tersebut.

Setelah membawa kabur motor tersebut, kemudian di jual oleh Abdul seharga Rp 2,7 juta. Terdakwa juga pernah dihukum dengan kasus yang sama.

Selain itu kali ini terdakwa melakukan aksi curas, rencananya untuk digunakan beli sabu bersama IF (berkas terpisah), motor rampasan, oleh terdakwa Abdul Jalil dijual ke Khosim (DPO). Terdakwa mengaku pernah dihukum sebelumnya selama 4 tahun penjara.

Sebelumnya Miliki Sabu Seberat 2,62 Gram, Gilang Adi Surya Dituntut 7,5 Tahun dan Denda 1 Milyar
Selanjutnya Dewi dan Yulianto, Sejoli Penikmat Sabu, Dituntut 5 Tahun Penjara Denda 800 Juta