Air Terjun Si Kantong Desa Kupang, Destinasi Wisata yang Baru Ditemukan Warga.

Air Terjun Si Kantong Desa Kupang, Destinasi Wisata yang Baru Ditemukan Warga.

Dilaporkan oleh : Hery Masduki  

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Kekayaan alam yang dimiliki kabupaten Bondowoso kembali ditemukan. Saat ini adalah air terjun Si Kantong, yang berada di sela-sela bukit di Desa Kupang Kecamatan Pakem. Karena air terjun tersebut diberi nama si kantong, karena airnya yang deras masuk ke lubang seperti kantong. 

Salah satu warga Kupang  yang sempat mengabadikan air terjun, Dedi mengatakan, air terjun tersebut memang tidak pernah diketahui, karena berada didalam hutan. Selain itu jalannya juga sangat sulit untuk dilalui.

Namun, karena melihat potensi pada wisata alam, ia memberanikan diri untuk mengambil gambar. “Ternyata  pemandangannya sangat indah, dan menakjubkan.,”kata Dedy.

Bahkan, sekarang air terjun tersebut sudah banyak dikunjungi warga, dan anak-anak sekolah. Meski jalannya agak menantang, tapi mereka berani mendaki lereng untuk sampai ke lokasi.

Menurutnya, tinggal bagaimana pemerintah membangun wisata air terjun Si Kantong itu. “Saya jamin, dari semua air terjun yang ada di Bondowoso, masih lebih lebih bagus air terjun Si Kantong,”kata Dedi sambil pamit.

Sementara itu, salah satu pemerhati wisata di Bondowoso, Sinung Sudrajat mengungkapkan, di Jawa Timur ada sekitar ribuan titik air terjun, mulai yang sudah dikelola dg sangat profesional, menengah dan alami (belum diapa-apakan), “Nah untuk bisa menarik wisatawan harus ada sesuatu yang membuat para traveller  tertarik untuk datang, sesuatu itu harus lain daripada yang lain khususnya air terjun yg ada di Jatim,”kata Sinung.

Menurutnya. Ini hanya sekedar saran. Bagaimana untuk meraih yang lain tesebu t?.  sekali lagi sinergitas lintas sektoral dibutuhkan disini, proyeksi pembangunan nasional kita sampai tahun 2045 nanti diantaranya adalah wisata alam dan seni budaya. 

Bondowoso punya potensi itu. Tapi dengan catatan Owner wisata atau investor akan tertarik ketika ada penawaran menarik dari pemerintah daerah,”tegasnya. Masih kata Sinung,  jika serius pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa memanfaatkan kerjasama Pemerintaah dengan Badan Usaha (KPBU), sehingga nantinya ada pemaparan di depan calon-calon investor dan negara sebagai penjaminnya.

“Saya cuman berusaha masuk dalam setiap kesempatan atau celah yang ada untuk ditindaklanjuti Pemkab, mengingat keterbatasan APBD kita. Sebab, daerah tertinggal sangat memerlukan intervensi anggaran dari Pemerintah Pusat agar segera terlepas dari status tertinggal itu,”imbuhnya.(her)

Sebelumnya Beli Sabu di Kunti, Dua Pelajar di Tangkap.
Selanjutnya Sidang di Tempat Warnai Operasi Zebra Hari ke 6 di Pasuruan