Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu, Tolak RKUHP.

Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu, Tolak RKUHP.

Laporan Iwan Dayat.

Pasuruan Suara-Publik.com Aliansi jurnalis Pasuruan bersatu ( AJPB) menolak rancangan kitab Undang-Undang hukum pidana (RKUHP). Aksi puluan jurnalis ini disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan di Desa Raci Kecamatan Bangil, Kamis (15/2).

Selain menyampaikan aspirasi, Puluan jurnalis juga membentangkan spanduk bernada " Stop Diskriminasi Jurnalis " , dan " Jangan Patahkan pena kami" menghiasi ruang mediasi di gedung wakil rakyat Kabupaten Pasuruan.

Pasal yang dipermasalahkan dan dianggap menghalangi kebebasan PERS yakni 309 terkait " Berita bohong" dan pasal 328-329 perihal Contempt of court. " Selain Pasal diatas juga Pasal 262-264 tentang penghinaan Presiden dan wakil presiden serta pasal 284-285 tentang penghinaan terhadap pemerintah itu juga termasuk ancaman terhadap kami dalam menjalankan tugas Jurnalistik, " Tandas Abdurrahman Daeng salah satu peserta aksi. 

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyambut baik aspirasi yang disampaikan para kuli tinta dan berjanji akan menyampaika aspirasi para jurnalis ke DPR pusat di Jakarta, ( dyt).

Sebelumnya Bongkar Prostitusi Online, 4 Mucikari dan 8 PSK Cilik Diamankan Polrestabes Surabaya.
Selanjutnya Didampingi LBH Lacak, Ketua RT Putat Jaya dan Warganya di Hukum Ringan.