Ani Sulastrie: Teriakan Jokowi Saat Sandiaga Uno Melintas,  Itu Jawaban Tantangan Relawan Pas.
Foto: Ani Sulastrie Relawan La Nyalla Academia

Ani Sulastrie: Teriakan Jokowi Saat Sandiaga Uno Melintas, Itu Jawaban Tantangan Relawan Pas.

By : Ani Sulastrie Relawan La Nyalla Academia.

Kurang lebih satu bulan yang lalu di media sosial ramai ada tantangan yang dibuat oleh relawan PAS (Prabowo-Sandi) yaitu saat bersama Jokowi maka mereka harus berfoto dengan jari telunjuk keatas dan jari jempol kesamping (posisi seakan menembak), simbol yang diklaim oleh para relawannya sebagai salam dua jari pengganti simbol victory.

Hal tersebut bermula dari pilkada DKI yang mana pernah viral seorang anak laki-laki yang mengacungkan salam jempol pada kunjungan kampanye Ahok. Rupanya hal tersebut berlanjut pada pilpres ini, banyak yang beranggapan bahwa itu bukan hanya uji nyali namun juga sebagai top up spirit bagi relawan lainnya.

Mereka lupa gaung yang dimainkan pada pilkada DKI adalah isue agama, politik identitas dan banyak yang terbakar dan terpeleset oleh lidah mantan Gubernur DKI saat itu.

Mereka pikir isue tersebut masih ajib untuk digoreng pada pemilu dan Pilpres 2019 ini, padahal Jokowi sudah menjawab telak dari semua isue yang digulirkan Formula pada Pilgub DKI ternyata tak ampuh lagi.

Karena selain Jokowi sudah menggandeng yang benar-benar ulama, juga Indonesia bukan Jakarta. Sebut saja di Jawa Timur, kesombongan media sosial yang selama ini dikuasai oleh relawan paslon no 2 tiba-tiba tergerus oleh maraknya video yang dibagikan para pengguna internet dengan teriakan Jokowi...Jokowi... pada saat mobil Sandiaga Uno melintas.

Ini adalah challenge (tantangan) dari para relawan Jokowi yang tidak dengan sembunyi-sembunyi berfoto dengan acungan simbol tangan namun teriakan langsung dukungan untuk paslon kubu lawan.

Disadari atau tidak Jawa Timur adalah neraka Pilpres sejak dulu, kekuatan para relawannya ditunjukkan dengan nyata dan gamblang.

Berbeda waktu Pilpres tahun 2014, Prabowo masih aman melenggang di Jatim namun tahun 2019 ini kredibilitasnya anjlok.

Para kader militannya sebut saja La Nyalla Mattalitti dengan gerbong Pemuda Pancasila (PP), Kadin dan masih banyak organisasi binaannya yang membelot mendukung Jokowi, secara terang-terangan mereka menjawab arogansi politik kubu PAS (Prabowo-Sandi) dengan gerakan yang bergelombang dari satu giat deklarasi ke giat lainnya yang tak kalah heboh.

Next akan kita lihat tantangan apalagi yang akan digulirkan team kampanye PAS (Prabowo-Sandi) dan jawaban apa yang akan diberikan oleh para relawan kubu petahana, mari kita saksikan pertarungan politik yang makin panas ini.

Semoga akal sehat masih dikedepankan, karena semakin memanas suhu politik, yang menjadi modal selain strategi adalah nyali. Dan Jawa Timur adalah paket komplit gambaran percaturan politik. Salam Damai Anak Bangsa

Sebelumnya Pokmas Wisata Pulau Merah, Kunjungi Area Tambang PT. BSI
Selanjutnya Gelar Doa Bersama di Taman Sritanjung, PWS Banyuwangi Peringati HPN 2019 Bareng PT BSI.