Antisipasi Advokat Abal-Abal, FH Unitomo Gelar Pendidikan Calon Advokat Bersama Perkumpulan Lawyer Dan Legal Konsultan.
Foto: Penandatanganan MuO Unitomo dan Perkumpulan Lawyer dan Legal Konsultan

Antisipasi Advokat Abal-Abal, FH Unitomo Gelar Pendidikan Calon Advokat Bersama Perkumpulan Lawyer Dan Legal Konsultan.

Laporan: Mulyono.

Surabaya, Suara Publik.com -  Dalam meminimalisir munculnya Advokat abal-abal maka Perkumpulan Lawyer And Legal Konsultan Indonesia (LAWYER & LEGAL) gandeng Fakultas Hukum Universitas Dr.Soetomo (FH UNITOMO) untuk mengelar Pendidikan Calon Advokat (DIKCA) dan Ujian Profesi Calon Advokat (UPCA).

Rencananya pendidikan calon Advokat ini akan dilaksanakan di Kampus FH UNITOMO - Surabaya mulai Senin tanggal 05 Nopember 2018. Sementara, untuk pendaftaran calon peserta dimulai sejak 4 s/d 30 Oktober 2018.  Manurut Ketua Umum LAWYER & LEGAL Drs. Kholik,SH. MPdi mengatakan DIKCA ini merupakan langkah awal dalam rangka menjadi advokat. Para peserta DIKCA masih harus lulus ujian agar bisa diambil sumpahnya sebagai advokat.

Proses tersebut untuk menjamin dan menjaga kualitas profesi advokat agar semakin baik.  “Menjadi seorang advokat tidaklah mudah, sebab mereka harus benar-benar mengerti hukum dan profesional dalam beracara, handal dan memiliki integritas tinggi,” kata Ketua Umum LAWYER & LEGAL Drs. Kholik,SH. Mpdi kepada wartawan, Selasa (9/10). 

Lanjut Kholik, untuk menjadi advokat harus terseleksi dengan betul agar tidak menjadi pengacara karbitan yang hanya memiliki kartu praktik namun tidak bisa berpraktek. “Oleh karena itu calon pengacara diwajibkan mengikuti Pendidikan Calon Advokat (DIKCA) dan Ujian Profesi Calon Advokat (UPCA), “ ungkapnya. 

Kholik menambahkan panitia akan tetap menjalin komunikasi dan memberikan bantuan termasuk latihan ujian advokat kepada para peserta. Lebih lanjut, ia mengungkapkan FH Unitomo berupaya untuk memenuhi ekspektasi bahwa DIKCA dapat memberikan pengetahuan dan materi yang cukup. “Panitia berharap agar para peserta sukses dan mampu menjadi penegak hukum yang bukan hanya profesional namun juga bermoral”, imbuhnya.

Pensiunan guru ini, menghimbau para peserta DIKCA agar setelah berakhirnya pendidikan tidak memutus interaksi di antara mereka. “Jejaring sosial yang ada bisa menjadi media untuk saling berbagi pengetahuan dan bertukar kritik dan saran yang membangun”, tegasnya. 

Penanda tanganan MoU Pendidikan Advokat dengan FH Unitomo Dalam upaya meningkatkan pengetahuan Hukum Nasional dan pembenahan dalam rangka memperbaiki kualitas dan kinerja para advokat maka Perkumpulan Lawyer And Legal Konsultan Indonesia (LAWYER & LEGAL) teken MoU (Memorandum of Understanding) dengan Fakultas Hukum Universitas Dr.Soetomo untuk mengelar Pendidikan Calon Advokat (DIKCA) dan Ujian Profesi Calon Advokat (UPCA). 

Kepada kru media in, Ketua Umum LAWYER & LEGAL Drs. Kholik,SH. MPdi menyatakan nota kesepahaman tersebut untuk menunjang rencana organisasinya dalam menyelenggarakan pendidikan advokat sendiri. “Itu untuk pendidikan profesi Advokat, LAWYER & LEGAL akan mengadakan pendidikan sendiri tanpa bekerja sama dengan (organisasi advokat) lainnya,” kata Ketua Umum LAWYER & LEGAL Drs. Kholik,SH. Mpdi Senin (08/10).

Usai penandatangan MoU di Gedung Fakultas Humum Unitomo di Jl. Semolowaru No.84, Menur Pumpungan, Sukolilo, Kota Surabaya. Unitomo, kata Kholik merupakan perguruan tinggi pertama yang secara resmi diajak bekerja sama. Namun untuk ke depan, pihaknya juga akan menggandeng berbagai universitas lain yang memang mempunyai kredibilitas dalam pendidikan kinerja advokat. Mahkamah Konstitusi dalam putusannya Nomor 95/PUU-XIV/2016 mensyaratkan jika yang berhak menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) maka Fakultas Hukum harus minimal terakreditasi B.

Menurut Kholik, dengan adanya kerja sama ini maka akan ada hubungan timbal balik antara organisasi advokat dan juga universitas. Sebab, selain mengadakan pendidikan untuk para advokat, perguruan tinggi juga mendapat manfaat dari organisasi dengan menerima kurikulum yang memang sesuai dengan perkembangan yang ada saat ini.

“Kita pun mendorong kurikulum yang bisa dipertanggungjawabkan. Malah sebenarnya kita sudah membuat lalu dikaji oleh kampus. Jadi kampus bukan cuma tempat kos aja, tidak seperti sekarang ini, kampus nebeng adakan pendidikan,” tuturnya.

Selanjutnya, LAWYER & LEGAL akan mengelar pendidikan calon Advokat di kampus FH UNITOMO Jl. Semolowaru No.84, Menur Pumpungan, Sukolilo, Kota Surabaya. Untuk kali ini, Panitia menggratiskan biaya pendaftaran, namun peserta DIKCA wajib membayar biaya pendidikan sebesar Rp.2.500.000 dan biaya ujian Rp.1.000.000. Syarat lain, setiap peserta wajib mengisi formulir yang telah disediakan, foto copy KTP, Ijasah yang telah dilegalisir 2 lembar, dan Pas Foto 3 X 4 = 4 Lembar, 4 X 6 = 4 Lembar. 

Untuk informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan mengunjungi situs www.ormaskorak.com  atau datang langsung ke tempat pendaftaran Jl.Pandegiling No.246 Surabaya Hotline : 0822-4555-2555 (Parlin).

Kholik berjanji, akan tetap melakukan kegiatan pendidikan berkelanjutam dalam rangka meningkatkan kualitas advokat itu sendiri...(Mul).

Sebelumnya Sembunyikan Sabu Dalam Bungkus Rokok, Pria Ini Disidangkan.
Selanjutnya Kapolda Jatim Atensi Kasus Perdagangan Bayi Via Medsos.