Armia, Kurir Narkoba Antar Pulau di Vonis 9 Tahun Penjara.

Armia, Kurir Narkoba Antar Pulau di Vonis 9 Tahun Penjara.

Laporan Mulyono.

Surabaya (Suara Publik.com) - Armia bin Moch Ali (55) pria asal Aceh terdakwa perkara narkotika jenis sabu sabu kembali menjalani sidang dalam agenda putusan (Vonis). Sidang yang diketuai Dedi Fardiman, digelar diruang garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senen (14/11/2017). Dalam amar putusannya, Hakim menjatuhkan vonis selama (9) sembilan tahun penjara, denda sebesar Rp 1 miliard subsidaer (2) bulan.

Putusan tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wilhelmina Manuhutu, dari Kejari Surabaya. Menuntut, Sebelumnya JPU menuntut terdakwa Armia bin Moch Ali selama (13) tiga belas tahun penjara. Namun atas kerja keras Fariji dan Galih selaku tim kuasa hukum terdakwa dari LBH Lacak, dalam membela kliennya berupa permohonan keringanan (Pledoi) tidak sia sia. 

Sehingga Majelis Hakim pun mempertimbangkan dan memvonis terdakwa Armia cukup ringan yakni (9) sembilan tahun penjara dikurangi selama terdakwa dalam tahanan. Namun jaksa Wilhelmina tampaknya kurang sependapat dengan purusan Hakim hingga jaksa mengajukan untuk pikir pikir. 

Karena dalam tuntutannya sebelumnya telah disesuaikan dengan perbuatan terdakwa yang tanpa izin menyimpan memiliki dan menjual narkotika jenis sabu sabu seberat 550 gram. Maka perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika...(Mul).

Sebelumnya Bandar Sabu Wiyung Panik Saat di Grebek Reskoba.
Selanjutnya Semangat di Hari Terakhir Operasi Zebra Semeru Polres Pasuruan.