Bacok Anggota SPKT Polsek Wonokromo, Pria Ini Dilumpuhkan, Kini Diperiksa Densus 88.
Foto atas: Pelaku saat dilumpuhkan petugas. Foto: Barang Bukti yang diamankan dari pelaku.

Bacok Anggota SPKT Polsek Wonokromo, Pria Ini Dilumpuhkan, Kini Diperiksa Densus 88.

Laporan: Tom.

SURABAYA, Suara Publik - Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya digegerkan dengan adanya seorang pria yang tiba-tiba menyusup masuk ke dalam Mapolsek. Pria yang diketahui bernama Imam Mustofa (31), asal Sumenep Madura tersebut menyusup masuk kedalam Mapolsek sekitar pukul, 18.00 WIB, masuk Mapolsek seolah-olah hendak membuat laporan ke SPKT.

Namun, setelah diruang SPKT pelaku yang membawa tas berisikan, clurit, parang, airgun, ketapel itu langsung menyabetkan pisau penghabisan ke anggota Polsek Wonokromo yang berada di ruang SPKT.

100%

Akibat bacokan pisau pelaku itu, Anggota yang luka parah akibat bacokan pisau pelaku itu bernama Aiptu Agus Sumartono. Namun korban bisa diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandy Nugroho mengatakan, sebelum kejadian, ada orang yang seolah-olah hendak membuat laporan ke SPKT sampai di ruang SPKT pelaku langsung mengeluarkan sajam dan membacok satu anggota.

Pelakunya saat itu juga dapat cepat diamankan oleh petugas. Semetara anggota yang terluka di tangan, pipi sebelah kanan dan kepala bagian belakang langsung dilarikan ke Rs. Bhayangkara Polda Jatim.

“Untuk tersangkanya sendiri sudah diamankan dan langsung diinterogasi,” Sandy, Sabtu (17/8/2019).

Lanjut Kapolrestabes, saat ini pelaku sedang diinterogasi oleh petugas. Dan untuk motifnya sendiri sedang didalami oleh anggota Densus 88.

Disinggung terkait pelaku diduga jaringan ISIS Kapolrestabes Surabaya mengatakan masih dilakukan penyelidikan dan kasus ini ditangani oleh Densus 88 ," pungkas Kombes Pol Sandy Nugroho dilokasi. (tom)

Sebelumnya 2 Warga Binaan Lapas Bondowoso, Bebas di Hari Kemerdekaan.
Selanjutnya Rusak Saluran Drainese dan Pipa Air Warga, Proyek Pelabaran Jalan Ini Tanpa Papan Nama.