Bambang Bima Adhis Pratama Penghina Nabi Muhammad, Divonis 7 Bulan Penjara.
Foto: Persidangan Kasus Penghinaan Nabi Muhammad.

Bambang Bima Adhis Pratama Penghina Nabi Muhammad, Divonis 7 Bulan Penjara.

Surabaya, suara-publik.com - Terdakwa Bambang Bima Adhis Pratama alias Bimbim menerima vonis tujuh bulan penjara atas kasus penyebaran informasi bermuatan SARA. Dengan memelesetkan lagu Aisyah Istri Rasulullah yang diunggah di Instastory miliknya.

Pria 19 tahun ini dinyatakan bersalah melanggar Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa Deddy Arisandi ,SH sebelumnya menuntut pidana 10 bulan penjara. Pengacara Bimbim, Advent Dio Randi menyatakan, meski dinyatakan bersalah, Bimbim merasa bersyukur.

Dengan hukuman ini, warga Kalijudan ini mendapatkan banyak hikmah. Kasus ini memberikan banyak pelajaran untuk Bimbim. "Dia tidak ajukan banding. Karena sudah menerima putusan dari majelis hakim dengan ikhlas," ujarnya, Selasa, (22/9/2020).

Bimbim lebih bersyukur lagi setelah pelapor sudah memaafkannya. Menurut Dio, sudah ada perdamaian antara kliennya dengan pelapor.

Bimbim sebelumnya sudah meminta maaf kepada pelapor dan seluruh masyarakat yang dirugikan. "Dia sudah legowo. Apalagi pelapor sudah memaafkan. Bimbim juga sudah minta maaf," katanya.

Dengan vonis tujuh bulan penjara tersebut, dua bulan lagi Bimbim rencananya akan bebas. Dia sudah ditahan selama lima bulan sejak ditetapkan sebagai tersangka pada April lalu karena dianggap sudah menghina Nabi Muhammad melalui lagu yang dipelesetkannya.

"Pertimbangan lainnya tidak banding karena sebentar lagi bisa bebas," ucapnya. Dio menyatakan bahwa Bimbim kini sudah bertobat. Dia sudah tidak urakan lagi seperti saat memelesetkan lagu tersebut. Selama di dalam penjara, Bimbim rajin beribadah. Dia juga kerap menangis menyesali perbuatannya.

"Banyak pelajaran yang dipetik Bimbim dari kasus ini. Di dalam dia rajin ibadah dan memang sudah benar-benar menyesal," katanya.

Selama persidangan Bimbim juga kerap menangis. Di hadapan majelis hakim dalam sidang secara video call, dia menunjukkan penyesalan atas perbuatannya. Dia juga berulang-ulang meminta maaf kepada masyarakat.

Bimbim berdalih memelesetkan lagu yang dinyanyikannya karena sedang mabuk. Dia menyanyikan lirik lagu seolah-olah Nabi Muhammad suka minum anggur merah yang termasuk minuman beralkohol.

Video itu kemudian diunggah di Story Instagram pribadinya. Video ini memicu kemarahan sejumlah kolega media sosialnya hingga dia akhirnya dilaporkan ke polisi.(sam).

Sebelumnya Sidang Transaksi 3,5 Juta Pil Koplo Seharga Ratusan Juta, Christin dan Johans Akui Sebagai Pengedarnya.
Selanjutnya Jual 50 Butir Ekstasi, Vivi Cahya Ratna Divonis 6,5 Tahun Penjara Dan Denda 1 Miliar.