Bandar Sabu di Ciduk Polsek Rungkut Saat Mabuk

Bandar Sabu di Ciduk Polsek Rungkut Saat Mabuk

Laporan Tom. 

SURABAYA- Agus Bhakti (29) pria asal Rungkut Tengah Gg.1-B Surabaya, ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Rungkut Surabaya Jum'at 6 Oktober 2017. Agus diamankan petugas lantaran ketahuan membawa,1 (satu) pocket narkotika jenis sabu-sabu berat dengan plastiknya 0,24 gram dan 5 (lima) bungkus ganja total berat total dng plastiknya 136,48gram. 

Masing-masing beratnya 4,96 gram, 4,64 gram, 46,82gram, 45,08gram, dan 34,98gram. Tersangka ditangkap petugas Reskrim Polsek Rungkut di jalan Rungkut Tengah Gg.1, kec.Gununganyar Surabaya dalam keadaan mabuk.

"Kapolsek Rungkut Surabaya Kompol Esti Setija Oetami menjelaskan, penangkapan tersangka ini pada Ju'mat, 6 oktober 2017 sekira pukul 15.00 Wib anggota Reskrim Polsek Rungkut mendapatkan info bahwa ada orang mengamuk di pinggir jalan. 

Mendapati laporan tersebut, Anggota segera mendatangi lokasi dan mengamankan tersangka tanpa disengaja petugas membuka tas ransel yang dibawa tersangka tersebut. Setelah dibuka, anggota mencurigai adanya benda mirip bungkusan ganja. Kemudian oleh anggota, tersangka di amankan dan dibawa ke kantor beserta dengan ransel yang dibawanya. 

Kemudian sesampainya di kantor di geledah dan di temukan barang bukti berupa Ganja, sabu dan alat hisap," pungkas Esti Setija, Kamis (12/10). "Ia menuturkan, saat ditangkap, Urip tidak bisa berbuat apa-apa karena pada saat ditangkap dalam kondisi mabuk. Mantan Kapolsek Gayungan itu juga mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

Ia membenarkan bahwa pelaku saat ditangkap sedang mabuk dan mengamuk ," Kita masih dalami dulu kasusnya," ujar Esti Setija. Kini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolsek guna penyidikan proses hukum lebih lanjut dan tersangka melanggar Pasal 111 (1) dan 113 (1) dan 112 (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sebelumnya Kapolsek Beji Pimpin Pengamanan Unras PT. Sunghyung
Selanjutnya Kasatpol Airud Hadiri Pemberian Bantuan Hibah Kadis Perikanan Jatim.