Banjir Besar, Putuskan Jembatan Penghubung Kec. Klabang dan Prajekan.
Jembatan Penghubung Kecamatan Klabang dan Prajekan Putus di Terjang Banjir Besar.

Banjir Besar, Putuskan Jembatan Penghubung Kec. Klabang dan Prajekan.

Dilaporkan : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Jembatan penghubung antar Kecamatan Klabang dengan Prajekan menuju Desa Cangkring terputus setelah diterjang Banjir, Minggu dini hari, (28/1/2018) jam 3.00 WIB. Tidak hanya itu, Bencana banjir juga mengakibatkan longsor sepanjang 10 meter, antara desa Pandak Klabang menuju Desa Cangkring Prajekan.

Kepala Desa Pandak, Ahmad Sudarsono mengemukakan, kajadian banjir tersebut akibat curah hujan selama 10 jam, sehingga debit air tidak bisa menampung sehingga meluap kesejumlah rumah warga. “Ada sekitar 34 kepala Keluarga, warga Desa Pandak yang rumahnya tergenang air hingga tinggi satu meter,” kata Kades Pandak.

Menurutnya, banjir yang berasal dari Desa Wonoboyo itu datang secara tiba-tiba melalui desa Leprak, desa Pandak dan terakhir ke Sampean Baru. Akibat deras air yang sangat besar, sehingga jembatan penghubung putus total.

“Warga yang terkena dampak jembatan putus itu, tidak hanya warga saya, tapi warga desa tetangga, seperti Leprak, Wonoboyo, dan warga saya, sedangkan untuk desa Cangkring informasinya ada 44 warga,”terangnya. 

Kades menambahkan, pihaknya minta pemerintah Kabupaten untuk secepatnya menangani kasus ini. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi yang hingga saat ini belum dihitung. “Mudah-mudahan secepatnya dapat kita hitung berapa jumlah kerugian dari dampak banjir ini,”imbuhnya. (*)

Sebelumnya Asyik Pesta Sabu di Kost, 2 Pria Digrebek.
Selanjutnya Saling Lapor Masalah Penipuan, Salim Diperiksa Majelis Hakim PN Surabaya.