Baso Juherman: La Nyalla Academia Protes Keras, Jokowi di Sebut Jancok.
Foto: Jokowi pada suatu kegiatan.

Baso Juherman: La Nyalla Academia Protes Keras, Jokowi di Sebut Jancok.

Laporan Redaksi.

SURABAYA, Suara Publik - Plesetan M. Djadi Chengho Galajapo yang menyebut Jokowi Jancuk saat membawakan acara deklarasi Forum Alumni Jatim Dukung Jokowi, menuai banyak kritikan.

Salah satunya adalah La Nyalla Academia, organisasi berorientasi sosial yang dikomandoi Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti, menyesalkan sebutan “jancuk” yang disematkan pembawa acara ke Joko Widodo (Jokowi) dalam deklarasi forum alumni Jatim untuk Jokowi yang digelar di Surabaya, Sabtu (2/2).

Koordinator La Nyalla Academia, Baso Juherman mengatakan, meski sebenarnya pembawa acara bermaksud positif saat memberi sebutan “jancuk”, hal itu tetap dirasa kurang elok. “Menurut kami, itu sangat tidak sopan. Cenderung ke arah penghinaan, meski memang pembawa acara tidak bermaksud menghina. Tapi dalam politik kan kita bicara persepsi publik, apalagi bagi orang non-Surabaya yang selalu menerjemahkan ‘jancuk’ sebagai kata kotor.

Ini bahaya karena telah digoreng oleh lawan-lawan politik Pak Jokowi,” ujar Baso Juherman.

Dalam acara deklarasi forum alumni Jatim yang digelar di Tugu Pahlawan, Surabaya, tersebut, selain dipanggil “Cak”, Jokowi juga diberi sebutan “jancuk” oleh pembawa acara.

Namun, jancuk yang dimaksud sebenarnya hal positif, yaitu singkatan dari jantan, cakap, ulet, dan komitmen. “Kalau sudah Cak-nya, maka ndak komplet kalau tidak ada Jancuk-nya. Maka Jokowi adalah Jancuk. Apa itu Jancuk? Jantan, cakap ulet, dan komitmen, Saudara-saudara,” kata pembaca acara.

Baso Juherman menambahkan, Presiden adalah lambang negara yang harus dihormati dan dimuliakan. “Kami La Nyalla Academia, sebagai bagian dari pihak yang ikut memeriahkan acara deklarasi forum alumni tersebut, meminta maaf atas insiden tersebut. Kami protes keras ke panitia yang secara tidak langsung telah memungkinkan hal itu terjadi karena semestinya semua mata acara benar-benar dikontrol. Jangan sampai keluar dari rel yang ditentukan,” ujarnya.

“Ketua panitianya semestinya memastikan keberhasilan acara serta menghindarkan dari hal-hal yang memalukan semacam ini,” tegas Baso Juherman.

Dia mengatakan, sesuai arahan dari La Nyalla, semua barisan La Nyalla Academia tetap solid menjaga marwah Presiden RI dengan tindakan dan ucapan yang pantas. “Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, inayah dan hidayah pada presiden RI bapak Ir Joko Widodo. Aamiin,” pungkas Baso Juherman(*)

Sebelumnya Bekti Saksi Ahli Dari ITS: HP Kedua Pimpinan Bank Harusnya di Uji Forensik
Selanjutnya Miris! Masih Umur 16 Tahun, Sudah Lihai Gunakan Kunci T