BD Sabu Sidotopo Jaringan Lapas Medaeng, di Bekuk Polres Tanjung Perak
Foto: Kapolres Tanjung Perak saat menunjukan barang bukti dan tersangkanya.

BD Sabu Sidotopo Jaringan Lapas Medaeng, di Bekuk Polres Tanjung Perak

Laporan: Tom

SURABAYA, suara publik. Meski mengaku baru sebulan menekuni bisnis haram yakni mengedarkan narkotika sabu dan ekstasi pria ini tetap saja digelandang Polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelakunya bernama, Risko (22) warga Jalan Sidotopo Wetan Surabaya.

Risko yang profesinya tukang parkir ini dibekuk setelah di kedapatan memiliki puluhan gram sabu serta puluhan butir pil ekstasi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, setelah anggota Satreskoba mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang yang mengedarkan narkotika sabu dan ekstasi langsung melakukan penyelidikan.

Setelah ditindaklanjuti dan melakukan penangkapan terhadap tersangka pada 25 September 2018 lalu dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 40,79 gram dan 23 butir pil ekstasi berlogo petir. Kemudian oleh petugas dilakukan introgasi terhadap tersangka Risko ini dan didapat keterangan bahwa tersangka mengaku mendapatkan barang dari temannya di dalam Lapas kelas 1 di daerah Sidoarjo (Medaeng).

"pelaku ini mengabilnya dengan sistem ranjau. Kita masih melakukan proses administrasi untuk dapat memeriksa distributornya atau pengendalinya yang ada dalam Lapas itu," kata Agus Rahmanto, Senin (8/10/2018).

Alasan tersangka mengedarkan barang tersebut dengan dalih untuk membiayai istrinya yang saat ini hendak melahirkan.

Selanjutnya, oleh petugas Satreskoba tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Polres pelabuhan Tanjung Perak Surabaya guna penyelidikan lebih lanjut.

Dihadapan penyidik, Risko mengakui jika baru satu bulan ini menggeluti bisnis serbuk putih dan ekstasi ini. Itupun terpaksa karena desakan kebutuhan ekonomi. "Setiap ambil dapat komisi dapat Rp. 700 kadang Rp. 1 juta dan ditransfer. Ranjaunya pengambilan barang terakhir didaerah Jalan Tidar," aku pelaku.

Pelaku kini mendekam dalam penjara dan Polisi menjeratnya dengan Pasal 114, 112 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.( tom)

Sebelumnya Hut Tni ke 73, Profesionalisme TNI Untuk Rakyat.
Selanjutnya Juarai Bulu Tangkis Piala Patriot Cup, AKBP Eddwi Sumbangkan Hadiahnya Pada Korban Gempa