Beli Sabu 1,45 Gram Dibagi 3 Untuk Dijual, Arif Jatmiko Dituntut 7 Tahun dan Denda 1 Miliar.
Foto : Terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi, menjalani sidang yang digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara Online

Beli Sabu 1,45 Gram Dibagi 3 Untuk Dijual, Arif Jatmiko Dituntut 7 Tahun dan Denda 1 Miliar.

Surabaya, suara-publik.com - Sidang lanjutan perkara penyalagunaan Narkotika jenis sabu seberat 1,45 gram ( dalam bentuk 3 poket ), dengan terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi, digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara Online.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu,SH dan Sri Winarni,SH dari Kejati Jatim. " Menyatakan terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi, bersalah melakukan Tindak Pidana “menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I”.

Sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam Dakwaan Pertama. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 7 tahun dikurangi selama berada didalam tahanan sementara dan denda sebesar Rp. 1 Miliar,dan subsidair selama 3 bulan penjara.

Menyatakan barang bukti berupa : 3 poket sabu seberat 1,45 gram dan 1 butir pil Ekstacy (0,65 gram), Dirampas untuk dimusnahkan. Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan dari terdakwa Arif Jatmiko.

Diketahui, dalam dakwaan jaksa , bahwa terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi, pada hari Senin tanggal 10 Pebruari 2020 sekitar pukul 21.30 Wib. Bertempat dipinggir Jalan Raya Bratang Kel. Ngagelrejo Kec. Wonokromo Kota Surabaya.

Berawal adanya informasi masyarakat adanya tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi didaerah Bratang Kota Surabaya yang dilakukan oleh terdakwa.

Selanjutnya saksi Siswono dan saksi Hari Siswanto petugas Ditreskoba Polda Jatim melakukan menyelidikan tempat yang dimaksud. Pada hari Senin tanggal 10 Pebruari 2020 sekira pukul 21.30 wib, saat didapati terdakwa sedang sendirian dipinggir jalan, petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan, ditemukan 3 bungkus sabu, masing masing seberat, 0,50 gram, 0,50 gram dan 0,45 gram, dengan berat total 1,45 gram. dan 1 butir pil ekstasi warna merah dengan berat 0,65 gram. berada didalam jaket warna biru yang dikenakan terdakwa pada saat itu.

Terdakwa mengaku mendapatkan barang tersebut dari membeli kepada Fatkhurrozi (DPO), seharga 900 ribu, pembayaran akan ditransfer jika barang tersebut sudah laku terjual.

Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 02 Pebruari 2020 sekitar pukul 16.00 wib, Fathkurozi (DPO) menelpon terdakwa untuk mengambil barang sabu di daerah Wonokromo. Usai mengambil.barang 1 bungkus sabu, terdakwa pulang kerumah, dan membagi menjadi 3 poket.Yang rencana akan dijual dengan harga 200 ribu peepoket., Yang sebagian sabu telah dipakai sendiri oleh terdakwa Arif Jatmiko.

Perbuatan terdakwa Arif Jatmiko alias Koko bin Riyadi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI N0.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(sam).

Sebelumnya Pesta Sabu di Kembang Kuning, Budi, Albertus, Roedy Dituntut 3 Tahun.
Selanjutnya Warga dan BPD Ambeng-Ambeng, Tuntut Test Ulang Rekrutmen Perangkat Desa.