Beras Organik Bondowoso di Tunggu Pasar Internasional

Beras Organik Bondowoso di Tunggu Pasar Internasional

Dilaporkan oleh : Hery Masduki   

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Program pertanian andalan Pemeritah Kabupaten Bondowoso, yang saat ini tengah mendunia adalah tanaman padi organik. Program ini terus mendapat perhatian dari Bupati Amin Said Husni.

“Saat ini area pertanian padi organik yang kita miliki dan sudah mendapatkan sertifikat dari Lesos yang sudah mencapai 130 hektar, dan ini akan terus kita dorong,”kata Bupati Amin Said Husni. Menurut Bupati, untuk menjadikan lahan pertanian organik tidaklah mudah. Karena banyak tahapan yang harus dilalui, dan salah satu ukuran kwalitasnya adalah sertifikasi tingkat Nasional. Sekarang kita sudah memasuki babak akhir, yakni menunggu proses sertifikasi tingkat Internasional.

Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sertifikat itu selesai tepat waktu,”katanya. Dikatakan, produk pertanian pada organik Bondowoso, sudah ditunggu oleh pasar Internasional. Saat ini para pengusaha luar negeri hanya menunggu legalitas yang berupa sertifikat itu. Begitu sertifikat itu keluar, lanjut Bupati,  maka beras organik yang diproduksi oleh petani Bondowoso tidak akan pernah kekurangan pasar, karena produk padi organik ini justru barangnya yang kurang.

“Produk beras organik Bondowoso sudah punya pangsa pasar yang sudah siap untuk kita grojok. Hanya kita tinggal menunggu sertifikasi situ saja,”terangnya.

Dijelaskan, banyaknya peminat pasar Internasional terhadap produk beras organik Bondowoso, dipicu oleh kwantitas lahan yang terus bertambah setiap tahun. Sehingga pemerintah melalui Dinas Pertanian terus berupaya untuk mengejar target yang diinginkan pasar. 

Untuk tahun 2017, kata Amin, Dinas Pertanian telah mempersiapkan lahan pertanian organik di Desa Sulek Kecamatan Tlogosari, yang kualifikasinya sangat memenuhi syarat untuk dijadikan lahan organik. Karena sumber airnya sangat mendukung dan betul-betul steril untuk mengairi pertanian organik. “Mudah-mudahan kedepan program andalan saya ini dapat menjadi ikon pertanian di Bondowoso,”imbuhnya.(her)

Sebelumnya Kapolres Malang Ajak Semua Stake Holder Kampanye Keselamatan Berlalulintas.
Selanjutnya Paman Bejat, Istri Kerja di Luar Negeri Ponakan Digagahi 4 X