Camat Tapen Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan 2018.

Camat Tapen Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan 2018.

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Sebanyak 9 kepala desa dan perangkat desa ikut Musrembang, di pendopo Kecamatan Tapen Bondowoso. Selain itu, hadir pula Kapolsek Tapen, AKP Yuda Leksana, Komandan Koramil, Kapten Andoko, dan sejumlah tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Camat Tapen, Yoyok Jalu Santoso, S.STP.MM, mengatakan, musrenbang di kecamatan Tapen ini membahas beberapa aspirasi dan usulan dari semua desa, sehingga setiap desa dapat mengusulkan pembangunan yang menjadi prioritas.

“Dalam pembahasan yang di ajukan pembangunan jalan desa, karena infrastruktur jalan merupakan emergancy,”kata Camat Yoyok.

Menurutnya, dalam rapat yang dibahas kali ini lebih mengutamakan akses jalan terutama jalan poros dan jalan lingkungan. Juga pemberdayaan terhadap masyarakat sekitar, sehingga masyarakat punya peran untuk pembangunan di desanya.

Tidak hanya itu, pemerintahan desa harus jeli melihat kegiatan di desanya, terutama kegiataan masyarakat itu sendiri. Sebab, berkembang ataupun belum berkembang itu harus mendapat perhatian.

“Semisal, dibantu dari segi peralatan maupun dari segi modal yang nantinya di siasati dari BumDes setempat,”tegasnya.

Yoyok menambahkan, dalam mengelola keuangan di desa tidak sedikit masalah yang akan timbul, terutama dari segi administrasi dan SPJ, sehingga harus juga segera di kebut apabila pekerjaan fisik sudah berjalan.

“Kalau semuanya sudah berjalan dengan baik, pada ahirnya semuanya akan lancar, baik yang sudah di kerjakan maupun yang akan di kerjakan,”imbuhnya.

Mantan camat Tlogosari ini berharap, bahwa dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan, hendaknya para kepala desa harus berhati-hati, karena dana yang akan dikelola tidak sedikit. Dan tidak sedikit pula Kepala Desa berurusan dengan hukum.

“Harapan saya kepada semua kepala desa, laksanakan dengan baik, jangan sampai menyimpang, karena pengawas kegiatan itu bukan hanya penegak hukum, tapi semua masyarakat juga berhak untuk menjadi pengawas,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Anyar, Tarid mengungkapkan, kegiatan didesannya pada tahun 2018 ini lebih kepada pembangunan infrastruktur poros desa antara desa Gunung Anyar dengan Desa Kali Tapen, karena jalan poros tersebut sudah sangat memprihatinkan.

“Saya berharap dalam musrenbang ini, usulan saya dapat diterima, karena sangat emergensi. Makanya, jalan poros yang sudah rusak parah mendapatkan prioritas untuk segera memperbaiki di tahun 2018 ini,”tandasnya. (*)

Sebelumnya Terbukti Palsukan Data, Bos PT ASL di Hukum Percobaan.
Selanjutnya Lima Kali Jadi Kurir Jaringan Nigeria, Yiska Lolos Dari Tuntutan Mati.