Cuaca Gelap dan Medan Curam, Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Pendaki Yang Hilang di Gunung Piramid.
Foto: Basarnas saat melakukan pencarian pendaki gunung yang hilang.

Cuaca Gelap dan Medan Curam, Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Pendaki Yang Hilang di Gunung Piramid.

Laporan Redaksi

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Pencarian terhadap Thoriq (16) warga Perum Vila Kembang Asri Blok Ia III/ Sukowiryo,yang hilang di gunung piramid akhirnya dihentikan setelah tim Basarnas dan tim gabungan lainnya. Setelah sebelumnya melakukan pencarian dan penyisiran selama sehari.

Dihentikannya pencarian tersebut karena sudah malam dan gelap. Sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian di malam hari. Kepala BPBD Bondowoso, Kukuh Triatmoko mengatakan, setelah seharian penuh, Tim Basarnas dari Jember dan Tim gabungan lainnya menghentikan pencarian sementara, karena kondisinya sudah tidak memungkinkan. Sebab, saat ini, di gunung Piramid Desa Ardisaeng, Kecamatan Pakem, kabupaten Bondowoso kondisinya gelap dan curam. "Disamping itu untuk menjaga keselamatan para tim," kata Kukuh Triatmoko.

100%

Sementara itu, semua tim saat ini bermalam di puncak gunung Piramid, besok di lanjutkan pencarian lagi. "Semoga besok tim dapat menemukan Toriq dalam keadaan selamat,"harapnya.

Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bondowoso, M. Iqbal Afif, mengatakan, pihaknya menginstruksikan kepada tim PMI cabang Bondowoso untuk bergabung dalam pencarian pendaki gunung, sehingga dapat membantu Tim Basarnas dan BPBD Kabupaten Bondowoso.

Tim PMI langsung menuju ke lereng gunung Piramid. Dengan harapan ketika pendaki itu ditemukan setidaknya bisa memberikan perawatan medis, pertolongan pertama. Sehingga Tim Basarnas bersama Tim PMI Bondowoso dapat memberikan bantuan sebisanya jika pendaki tersebut ditemukan. "Tentunya sesuai dengan tugas dan perannya," kata Afif.

Avif juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh relawan PMI yang telah ikut berpartisipasi dalam pencarian. Ia berharap Toriq segera ditemukan dalam keadaan selamat. "Kehadiran Tim PMI disini, berawal dari dorongan hati nurani, sehingga bisa memberikan bagi yang membutuhkan, terlebih kepada saudara kita pendaki gunung yang masih belum ditemukan,"imbuhnya.

Sebelumnya Kejati Jatim Gagalkan Pencairan Deposito Senilai 30,02 Milyar, Milik PT. YKP.
Selanjutnya DPRD Kabupaten Blitar Apresiasi Pada Pemkab, Predikat WTP Disandang Lagi.