Curi HP Teman, 4 Gadis Ini di Vonis 2 Bulan 20 Hari

Curi HP Teman, 4 Gadis Ini di Vonis 2 Bulan 20 Hari

Laporan Mulyono.

Surabaya (Suara Publik.com) -  Ketua Majelis Hakim Dewi Iswani, didampingi hakim anggota Dwi Purwadi, dan R. Anton Widyopriyono, menggelar sidang singkat atas empat terdakwa kasus pencurian. Pasalnya, dalam pertama kali sidang, ke empat terdakwa tersebut langsung di vonis. 

Ke empat terdakwa tersebut diantaranya, Diana Palupi warga Darmo Permai Utara Surabaya, Suhartini warga Sukomanunggal, Dian Erdiyanti warga Kandangan Benowo, dan terdakwa Ria Setianah asal Penjaringan Jakarta Utara.

Vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya Riny NT. SH yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana selama 4 bulan penjara.

Pesidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya ini berlangsung singkat, pasalnya dari pembacaan dakwaan dan berlanjut ke pemeriksaan terdakwa, kemudian dilanjutkan keterangan saksi secara tertulis yang dibacakan oleh JPU. 

Seusai membacakan surat keterangan saksi, lantas berlanjut dalam agenda tuntutan, Pada tuntutan tersebut JPU menjerat ke empat terdakwa dalam pasal 363 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman selama 4 bulan penjara.

Menanggapi tuntutan JPU, Majelis Hakim bersepakat untuk melanjutkan persidangan dengan menjatuhkan vonis yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Dewi Iswani, Dalam vonis tersebut ke empat terdakwa dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan telah melanggar pasal 363 Ayat (1) KUHP.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim bersepakat menjatuhkan vonis selama (2) dua bulan dan (20) dua puluh hari dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Sementara masa tahanan ke empat terdakwa tersebut sudah berjalan (2,13) dua bulan tiga belas hari, berarti (7) hari lagi ke empat terdakwa sudah dapat menghirup udara segar dalam menikmati kebebasannya.

Ketika dikonfirmasi usai sidang JPU mengatakan jika tuntutan 4 bulan yang telah dijatuhkan terhadap terdakwa sudah sesuai prosedur hukum, Ia berdalih jika terdakwa telah melakukan perdamaian dengan korban dan sudah mengganti handphone milik korban. "terdakwa telah melakukan perdamaian dengan korban, terdakwa sudah mengganti dengan handphone yang baru" ujar Jaksa Riny.

Fariji.SH, mengatakan, jika tuntutan 4 bulan yang dijatuhkan oleh JPU terhadap terdakwa tersebut memang tidak menyalahi aturan Undang Undang KUHP. Ia menilai jika dilihat dari perkara yang sama sesuai pasal 363 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan tuntutanya bisa satu sampai dua tahun, Ujarnya.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Sigit Sutriono, menanggapi tuntutan jaksa serta vonis 2 bulan dua puluh hari yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim terhadap terdakwa.  Pada tanggapanya, Sigit menuturkan jika tuntutan jaksa sesuai pasal 363 Ayat (1) KUHP karena perkara tersebut tidak ada batas minimumnya. 

"Pasal 363 Ayat (1) KUHP tidak ada batas minimum, akan tetapi ada batas maksimumnya yaitu 6 tahun penjara" ujar Humas PN Surabaya saat ditemui diruanganya. Sigit menambahkan, meskipun antara terdakwa dengan korban pencurian telah melakukan perdamaian, proses hukum akan tetap berlanjut dan perdamaian tersebut masuk dalam pertimbangan Majelis Hakim dalam memutus suatu perkara, Imbuhnya...(Mul). 

Sebelumnya Simpan Sabu Dalam Kamar Kos, Jefry di Tuntut 7 Tahun.
Selanjutnya Gubernur Kepri Resmikan Bintan Offshore Marine Centre.