Dalam 2 Pekan Satlantas Polrestabes Surabaya Tilang 43 Ribu Pelanggar, Didominasi Roda 2

Dalam 2 Pekan Satlantas Polrestabes Surabaya Tilang 43 Ribu Pelanggar, Didominasi Roda 2

Laporan: Tom.

SURABAYA, Suara Publik - Dalam kurun waktu dua minggu Operasi Patuh Semeru 2019, angka pelanggaran lalu lintas di Kota Surabaya meningkat sekitar 100% dibandingkan dengan tahun 2018.  Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, tujuan dari operasi Patuh Semeru disamping menertibkan dan menimbulkan efek jera, razia Patuh Semeru juga untuk menekan angka kecelakaan.

100%

"Agar masyrakat dapat tertib lalin (lalu lintas), serta mencegah para pelaku kejahatan terutama kejahatan jalanan," kata Pandia, Rabu (11/9/2019).

Lanjut Pandia, dalam operasi ini juga akan evaluasi. Ada penurunan angka kecelakaan, akan tetapi memang untuk jumlah pelanggarannya meningkat 100% dibandingkan tahun lalu. "Juga bisa kita lihat setiap adanya kecelakaan itu pasti diawali dengan adanya pelanggaran. Maka dari itu setiap adanya pelanggaran itu kita akan tindak," sebut Pandia.

Sekedar diketahui, penindakan pelanggar lalin pada tahun lalu sebanyak 20.000. Sementara untuk tahun ini lebih kurang mencapai 43.500 tilang. Dari puluhan ribu tilang tersebut didominasi kendaraan roda dua (R2) dengan jenis pekanggaran tidak memakai helm SNI, melawan arus, menggunakan HP saat mengemudi, batas kecepatan, melebihi muatan serta pengendara di bawah umur. (tom)

Sebelumnya Garad Indonesia Gelar Seminar Peran Media dan LSM "SKK Migas Dan Kelautan" Sebagai Daya Saing Bangsa.
Selanjutnya Rachel Terdakwa Kasus Narkoba, Dituntut 7,5 Tahun Penjara.