Dalam Halal Bi Halal Ka. Disdikbud Bondowoso Sampaikan, PGRI Harus Mampu Jadi Agen Perubahan Masa Depan.

Dalam Halal Bi Halal Ka. Disdikbud Bondowoso Sampaikan, PGRI Harus Mampu Jadi Agen Perubahan Masa Depan.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prajekan, menggelar acara halal bihalal bertempat di sekolah dasar Negeri (SDN) Prajekan Kidul 1. Sabtu, (15/6/2019).

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso, Drs.H.Harimas MSi.

Selain itu, juga dihadiri Muspika, para guru SMA dan sejumlah guru yang purna tugas di Prajekan.

Kepala Disdikbud, H Harimas, menyambut baik atas diselenggarakannya halal bihalal ini, karena acara ini dapat menghapus dosa-dosa yang telah diperbuat selama ini, karena saling berma'af ma'afan. Apalagi masih dalam suasana lebaran. "Atasnama Dinas dan pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf lahir batin,"ucap Harimas.

Dalam acara halal bihalal ini, Harimas mengajak semua guru khususnya PGRI semakin meningkatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik, sehingga kwalitas pendidikan di Bondowoso menjadi lebih baik. Menurut Harimas, Pendidikan dan guru adalah komponen sangat penting dalam mewujudkan kemajuan sebuah bangsa. Sehingga Kadis Dikbud mengajak PGRI untuk meningkatkan mutu pendidikan.

"Kedepan, peran PGRI diharapkan mampu sebagai agen perubahan yang harus diwujudkan. Karena itu gurunya harus professional, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dalam mendidik jangan monoton, kembangkan metode pendidikan yang baik dan menarik agar proses pendidikan berjalan optimal untuk menghasilkan anak-anak yang cerdas dan berkarakter,"tegasnya.  

Harimas berharap, mutu pendidikan di Bondowoso terus ditingkatkan dan merata di semua sekolah, mulai PAUD hingga SMP.

Disamping itu pemerintah Kabupaten Bondowoso telah memberikan perhatian sungguh-sungguh, bukan kesejahteraan saja yang ditingkatkan tetapi ia meminta kinerja dan profesionalisme guru agar dijaga dan ditingkatkan. "Saya minta kepada guru-guru yang punya metode mengajar yang bagus untuk tidak takut menerapkan. Dan yang paling penting, guru mendidik dengan sepenuh hati, dengan metode pendidikan yang baik dan menyenangkan serta menjadikan semua muridnya adalah bintang,"tegasnya.

Pantauan SP, usai acara halal bihalal, Harimas didaulat memberikan tali asih kepada sejumlah guru yang purna tugas. Diharapkan kepada para guru yang purna tugas untuk tetap bersinergi dengan para yang masih aktif, dengan tujuan terwujudnya pendidikan di Bondowoso lebih maju.

Sebelumnya Hindari Bantuan Tak Tepat Sasaran, Guru Ngaji di Bondowoso Didata Ulang.
Selanjutnya Kapolres Pasuruan Pimpin, Apel Konsolidasi Ops. Ketupat Semeru dan Sidang PHPU 2019