Dampak Pemberlakuan PSBB, Pengurus RT-RW Kalisari Damen Berbagi Sembako Pada Warga.

Dampak Pemberlakuan PSBB, Pengurus RT-RW Kalisari Damen Berbagi Sembako Pada Warga.

Surabaya Suara-Publik.com - Memasuki bulan ramadhan yang dilanda pandemi covid19, namun tidak menyurutkan masyarakat Kalisari Damen Rw 03 Kelurahan Kalisari Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya untuk melakukan bakti sosial pembagian sembako ke ratusan warganya.

Seperti yang telah diketahui bersama,pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di Surabaya-Sidoarjo-Gresik,seharusnya ada Bansos(bantuan sosial) dari Pemerintah Kota dikarenakan wilayah terdampak.

Namun menurut Abd Muntholib selaku Ketua RW, dirinya tidak berharap banyak terhadap bantuan tersebut.

"Kami sudah melakukan pendataan warga yang seharusnya mendapatkan bantuan, tapi tidak tau kenapa ke pihak Kelurahan masih belum bisa diterima" ujar Abd Muntholib yang didampingi pengurus kampung membagikan bungkusan sembako.

100%

Masih Abd Muntholib, sedikit penyampaian aja,kegiatan ini didukung penuh oleh seluruh pengurus RW 03 dan seluruh RT yang saya pimpin dengan menggunakan anggaran swadaya sendiri,mengingat bencana covid19 ini sangat berdampak terhadap ekonomi warga saya",imbuh Abd Muntholib kepada awak media.

Sembako yang dibagikan kepada ratusan warga Kalisari Damen mulai dari Rt 01 hingga Rt 03 yang diketahui isinya beberapa item yakni beras,minyak goreng,gula pasir dan mie instan.

Saat salah satu warga yang mendapatkan bingkisan dari pengurus kampung dikonfirmasi,mengaku sangat bersyukur. ",dari beberapa waktu lalu,kami sudah kesulitan sembako mas,ya alhamdulilah banget kami mendapatkan bantuan sembako ini,bisa dibuat makan beberapa hari kedepan",ujar warga yang tidak mau diberitakan namanya tersebut menanggapi hal tersebut.

Achmad anugrah selaku ketua LSM GARAD bahwa kegiatan tersebut sangat mengapresiasi",kami sangat meng apresiasi kegiatan tersebut,dan seharusnya ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kota Surabaya yang diduga sangat lamban dalam penanganan bencana, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial yang seharusnya segera dibagikan,mengingat dampaknya sudah mulai terasa paska pemberlakuan PSBB di kota ini",ujar Achmad Garad. (Jo)

Sebelumnya Bagikan Masker dan Intens Semprot Disinfektan "Untuk Cegah Corona", Pemdes Tambak Juga Sortir Tamu Yang Masuk Wilayahnya.
Selanjutnya Melanggar Jam Malam, 65 Orang di Ciduk, 1 Orang Diduga Positif Covid-19.