Demi Tertib Adminduk dan Cegah Radikalisme, Kasie Trantib Sawahan Didampingi Lurah Bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kupang Krajan Gelar Yustisi

Demi Tertib Adminduk dan Cegah Radikalisme, Kasie Trantib Sawahan Didampingi Lurah Bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kupang Krajan Gelar Yustisi

Surabaya, Suara Publik - Kasie Trantib/Satpol PP Kecamatan Sawahan Bersama Kasie Pemerintahan Sawahan, Lurah Kupang Krajan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas Kupang Krajan melakukan operasi Yustisi di RW III Kelurahan Kupang Krajan. Operasi Yustisi ini berkekuatan 20 personil terdiri dari Satpol PP, Staf Kecamatan-Kelurahan, Intel Polsek, Babinsa, dan Linmas. Selasa 22/10/2019.

Puluhan penghuni kos didata dan diberi arahan tentang ketertiban Adminitrasi Kependudukan. Bila didapati penghuni kos yang tidak bekerja tetap akan dibawa ke Pemkot untuk pembinaan lebih lanjut.

Hal itu seperti yang disampaikan Indra Kasie Trantib Kecamatan Sawahan. "Demi tertibnya administrasi kependudukan dan mencegah secara dini radikalisme. Bila ada pendatang atau penghuni kos yang tidak memiliki KTP dan tidak memiliki pekerjaan tetap, akan dibawa ke Pemkot untuk pembinaan lebih lanjut. Sedang upaya pencegahan radikalisme secara dini, kami lakukan karena orang yang terpapar paham radikal biasanya selalu berpindah kos" terang Indra Kasie Trantib Kecamatan Sawahan Kota Surabaya.

Ditempat yang sama, Lurah Kupang Krajan mengatakan, selain tertib administarsi kependudukan razia ini juga untuk memantau warga pendatang yang terpapar paham radikal. Sebab Ketua RT dan Ketua RW disini pernah di periksa oleh Densus 88 Mabes Polri" terang Lurah Kupang Krajan Bambang Hartono.

Kusworo Ketua RW III membenarkan apa yang dikatakan Lurah Kupang Krajan, "benar apa yang dikatakan pak Lurah, Saya bersama Ketua RT 5 pernah diperiksa dan dimasukan dalam Berita Acara Pemeriksaan sebagai Saksi salah satu warga yang diduga terpapar paham radikal" jelas Kusworo.

 

Sebelumnya Togar: La Nyalla Menang di Pengadilan, PSSI Wajib Bayar 13,9 M. Pada La Nyala Sebelum Konggres.
Selanjutnya Dimas Prasetyo Pemilik Ganja Seberat 1.522.91 Gram, Dituntut 15 Tahun Penjara.