Diduga Kesal, Suami Ini Tega Aniaya Istri Hingga Lebam.
Foto: Pelaku KDRT saat di Mapolsek

Diduga Kesal, Suami Ini Tega Aniaya Istri Hingga Lebam.

SURABAYA - Seorang suami di Surabaya bernama Afirzhal Prana Anggara (24), diringkus anggota Reskrim Polsek Benowo Surabaya, lantaran melakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri.

Pelaku yang berasal dari Jalan Pandegiling 4/20 yang indekos di Jalan Kendung Jaya X/5, kec. Benowo Surabaya, ditangkap tanpa perlawanan ditempat kosnya, Jum'at (29/11).

Kanit Reskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno mengatakan, pihaknya bertindak setelah mendapat laporan dari istri sah pelaku. Istri tersebut mengaku telah menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya.

Atas informasi itu anggota langsung melakukan penyidikan. Peristiwa KDRT terhadap korban Robiatul Adewiyah (20), asal Putat Gede Timur IV/32, Surabaya yang indekos di Jalan Kendung Jaya X /5, kec. Benowo Surabaya ini terjadi Kamis (28/11) sekitar pukul 07.00 WIB.

Sekujur tubuh termasuk wajah babak belur," sebut Jumeno, Sabtu (30/11).

"Lanjut Ipda Jumeno, Pelaku melakukan Kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya dengan cara memukul dengan menggunakan tangan kosong sebanyak 4 kali mengenai dahi sebelah kiri, paha kiri, tangan kiri dan lengan sebelah kiri. Sehingga mengalami luka lebam.

Pelaku menikah dengan korban baru 8 ( delapan bulan) namun korban sudah 2 kali di aniaya oleh pelaku," sebut Ipda Jumeno.

"Pemicu pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut berawal pelaku kesal, ketika pelaku menyuruh korban untuk memandikan sang anak namun korban tidak menghiraukan," tutup Jumeno.

Akibat perbuatannya, kini pelaku yang penuh tato terpaksa meringkuk di sel tahanan Mapolsek Benowo dan dijerat tentang perkara tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 44 Ayat (1) UU RI No.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. (tom)

Sebelumnya Sosialisasi Konsensus Kebangsaan, Aminurokhman Tegaskan, Pancasila dan NKRI Bentuk Final Kehidupan Berbangsa Bernegara.
Selanjutnya Konsultasi Hukum "Gratis" Sambil Ngopi di.Kedai Kopi Keadilan.