Diduga Lakukan Pungli, Oknum Penyidik Polres Bondowoso Dilaporkan Ke Propam Polda Jatim.
Foto: Santana usai menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bondowoso(atas). Bawah: Bukti STPL dari Propam Polda Jatim.

Diduga Lakukan Pungli, Oknum Penyidik Polres Bondowoso Dilaporkan Ke Propam Polda Jatim.

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Penyidik Polres Bondowoso harus berurusan dengan Propam Polda Jawa Timur, lantaran diduga melakukan pungli terhadap Santana Young Putrawan, warga Kelurahan Menur Pumpungan Surabaya.

Kendati demikian, sudah jadi rahasia umum jika berperkara atau berurusan dikepolisian harus mengeluarkan banyak uang. Sehingga Polri sendiri ingin merubah image di masyarakat dengan melakukan terobosan, seperti membuka pengaduan langsung dari masyakarat dan keterbukaan dalam penyidikan agar masyarakat dapat mengakses perkembangan kasus (Perkara) yang sedang ditangani.

Upaya yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, agar semua jajarannya bersih dari pungli, ternyata masih belum berjalan sesuai harapan, karena anggotanya diduga masih melakukan perbuatan yang tak terpuji, seperti halnya ulah oknum penyidik Polres Bondowoso, berinisial, Aiptu LKR, Penyidik Reskrim ini harus berurusan dengan Propam setelah diadukan oleh warga berperkara, yang ditangani oleh LKR.

100%

Oknum polisi ini diadukan ke Polda Jatim dengan nomor : STPL /142/XI/2018/Yanduan. Pelapor, Santana Young Putrawan, warga Kelurahan Menur Pumpungan Surabaya ini sengaja mengadukan kasus ini berharap agar pihak kepolisian benar-benar menjalankan tugasnya secara Profesional, Proposional dan Prosuderal. ”Sebenarnya saya tidak membenci oknum Polisi ini, saya hanya berharap agar kepolisian bertugas sebagaimana mestinya dan tidak sampai merugikan masyarakat,” ucapnya, usai ditemui wartawan ini, Rabu (10/4/2019) setelah menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bondowoso.

Penyidik Propam Polres Bondowoso, Hartono, membenarkan jika pihaknya telah memeriksa Pelapor Santana sebagai saksi, ia mengungkapkan jika kasus ini sebenarnya merupakan pelimpahan dari Propam Polda Jatim. ”Sudah saya periksa (Pelapor), kasusnya ini limpahan dari Polda Jatim atas dugaan pelanggaran KEEP yakni terlapor LKR tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya, untuk lebih jelasnya bisa langsung konfirmasi ke Kasi Propam,” ungkapnya.

Kasus ini bermula dari permasalahan Pelapor Santana yang dipermasalahkan oleh rekan bisnisnya hingga dilaporkan ke pihak kepolisian. Saat itu, Oknum Polisi LKR bertugas sebagai penyidik yang memeriksa Santana, dalam prosesnya LKR berdalih membantu perkara yang menjerat Santana dengan kompensasi diberikan imbalan sejumlah uang Rp 15 juta, padahal saat itu kasus Santana bersama dengan rekan bisnisnya itu telah diselesaikan secara kekeluargaan, namun LKR beralasan agar kasusnya segera selesai dan tidak berbutut panjang.

Karena terus didesak, Santana kemudian memberikan sejumlah uang kepada LKR, kejadian itu pun dilaporkan ke Propam Polda Jatim.

Dengan dilaporkannya kasus ini sampai persidangan nanti, Santana berharap agar Kepolisian benar-benar berbenah dan melayani Masyarakat sesuai Slogan yang dimiliki oleh Kepolisian.

Sebelumnya Komplotan Pengedar Sabu 13,5 Kg, Menangis Saat di Vonis Seumur Hidup.
Selanjutnya Pemuda dan Tokoh Lintas Agama Bondowoso, Deklarasi Dukung Capres Jokowi-Maruf Amin.