Diduga Rugikan Uang Negara Miliaran Rupiah, Staf PDAM Unit Tlogosari Bondowoso Dipolisikan.
Foto: Kantor PDAM Bondowoso.

Diduga Rugikan Uang Negara Miliaran Rupiah, Staf PDAM Unit Tlogosari Bondowoso Dipolisikan.

Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, suara-publik.com - Staf tehknik perusahaan daerah air minum (PDAM), unit Tlogosari, Rafi'i alias Eko, dilaporkan ke Polres Bondowoso. Dia dilaporkan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang di wilayah desa Pakisan, dusun Sukorejo Kecamatan Tlogosari.

Modus operandi yang dilakukan oleh Rafi'i, memungut pendaftaran pemasangan jaringan kepada pelanggan baru dengan biaya pemasangan antara 750 ribu sampai dengan 900 ribu per pelanggan, dan pemasangan baru itu tanpa surat resmi dari PDAM.

Informasi dan kejadian ini terjadi sejak tahun 2014. Sementara pelanggan yang diduga ilegal tanpa meteran itu tercatat 112 orang. Sementara tiap bulan para pelanggan ilegal itu dipungut tagihan, tapi tidak masuk ke PDAM.

Akibat kejadian tersebut, PDAM mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah, hingga akhirnya Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Tlogosari. Namun, tidak ada tindak lanjutnya, kemudian dilimpahkan ke Polres Bondowoso.

Sementara itu, Direktur PDAM Bondowoso, Mulyadi SP membenarkan kejadian itu, jika pelaku sudah dilaporkan ke Polres Bondowoso. Bahkan, menurut dia, sudah menguasakan kepada pak Bhirawa untuk mengawal kasus ini ke Polres.

"Masih proses, tapi kita masih melihat tingkat kesalahannya, dan selama masih bisa dibina dan mampu mengembalikan kerugian.

Selain itu kita harus jernih menyikapi karena ini perusahaan,"katanya. Namun, ia tidak mau terburu-buru untuk menyikapi persoalan ini, dan yang paling penting, menurut Mulyadi, para pegawai PDAM tidak terlibat.

Sedangkan yang diduga adalah seorang oknum. "Selanjutnya kita tunggu hasil proses yang dilakukan oleh Polres selanjutnya,"imbuhnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Ade Julian Warokka, mengaku masih belum menerima hasil proses dari anggotanya. Namun, sebelumnya, Kasat sudah mendengar kasus PDAM itu. "Bentar tak cek dulu ke anggota, apakah kasus itu sudah ditangani,"ujarnya.

Sebelumnya Ditjend Bea Cukai Musnahkan Miras dan Rokok Ilegal.
Selanjutnya Dicerca 10 Pertanyaan, Dini Rijanti Berkeringat.