Diduga Terlibat Asmara, Warga Bulak Banteng Tewas di Bacok.
Foto: Korban saat di evakuasi

Diduga Terlibat Asmara, Warga Bulak Banteng Tewas di Bacok.

Laporan: Tom.

SURABAYA, Suara Publik - Korban pembacokan hingga tewas kembali terjadi di Surabaya. Kali ini korbannya Agung Wahyudi (36), warga Jalan Bulak Banteng Timur Buntu.

Agung tewas dalam perjalanan ke RSUD Dr.  Soetomo Surabaya setelah dibacok pria misterius dan mengalami luka bacok yang cukup serius.

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi di depan Kampus Unika Widya Mandala (WM), Jalan Dinoyo Surabaya, Minggu (29/10/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Salah satu saksi di lokasi Nur Rohim (43), warga Jalan Dinoyo Tangsi menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB, dan korban sedang nongkrong di warung kopi yang dijaga Mohaiyah. Tiba-tiba beberapa saat setelah adu jotos, korban melarikan diri ke arah Jalan Doho, pelaku lantas mengeluarkan sebilah celurit, mengejar hingga membacok korban.

Korban terkena bacokan di punggung saat di Jalan Doho, berlari ke Jalan Mojopahit dan melompat ke taman. Disini, korban kembali dibacok di kepala bagian belakang “Penjaga warung, Mohaiyah (26), warga Desa Kokop, Bangkalan, Madura, juga ikut jadi korban karena ikut melerai,” sebut Rohim, Minggu (29/10/2018).

Sementara Kapolsek Tegalsari Surabaya Kompol David Triyo Prasojo ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian terjadinya pembacokan didepan Kampus WM tersebut. Setelah petugas mendapat laporan, unit Reskrim langsung meminta keterangan dari beberapa saksi-saksi yang ada disekitar lokasi termasuk keamanan Kampus.

“Kita Masih kerja keras mas, untuk mengungkapkannya,” ucap David. Ketika ditanya motif terjadinya pembacokan, David tidak bisa berandai-andai. “Nanti pasti kita kabari, petugas saat ini masih fokus,” tutup David.

Menurut beberapa saksi dilokasi kejadian, dugaan awal pembacokan itu karena diduga terlibat perselingkuhan. Pelaku yang mengendarai sepeda motor bersama anak kecil yang diduga anak pelaku sendiri, dilokasi kejadian mengejar korban sampai di depan pintu masuk WM.

Korban dibacok langsung beberapa kali oleh pelaku, perempuannya berusaha melerai namun diancam juga oleh pelaku yang kemungkinan dikenalinya.(tom)

Sebelumnya Imam Tahir: Bappeda Sok Pinter, Lampaui Kewenangan Bupati Dan Wakil Bupati.
Selanjutnya Ratusaan Tenaga Honorer K2, Gelar Istghosah di Pendopo Wabup Bondowoso.