Diduga Terpeleset, Pria Setengah Baya Tewas di Putat Jaya Gang Lebar

Diduga Terpeleset, Pria Setengah Baya Tewas di Putat Jaya Gang Lebar

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Seorang pria ditemukan tidak bernyawa tergeletak dikamar mandi di rumah dalam keadaan telanjang di jalan putat Jaya Gg.Lebar VI-B no.42 Kecamatan Sawahan Surabaya.

Pria yang diperkirakan umur 55 tahun tersebut sampai berita ini diturunkan belum ditemukan satupun identitas korban (mr x). Diceritakan oleh saksi yang tidak lain adalah penjaga warung yang namanya tidak mau dicantumkan. Korban saat itu mampir ke warungnya sekitar pukul 17.00 wib untuk minum Teh dan selanjutnya korban mintak  ijin ke kamar mandi untuk buang air kecil.

"Selanjutnya korban bergegas ke kamar sekitar setengah jam kemudian tepat pukul 17.30 wib, korban tidak terlihat kembali ke warung ",ucap saksi yang namanya tidak mau dicantumkan,"Jum,at (22/07).

kemudian saksi penjaga Warung merasa ada yang ganjil dan hendak menengok korban dikamar mandi. Betapa kagetnya saksi ini ketika mengetahui korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi dalam keadaan telanjang.

Mengetahui kejadian tersebut saksi, langsung berteriak mintak tolong ketetangga. Dari teriakan saksi, akhirnya mengundang para tetangga berdatangan dan langsung melaporkan kejadian tersebut.

Akhirnya salah satu dari warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Sawahan. Kemudian petugas dengan beberapa orang yang ada, langsung mengevakuasi korban.

“Saya sedih dan kaget  mas, lah wong tadi bapak itu minum teh terlihat sehat. Memang setelah minum teh dia pamit mintak ijin untuk ke kamar mandi "kata saksi yang pertama kali mengetahui kejadian ini.

"Kapolsek Sawahan Kompol  Yulianto membenarkan, adanya kejadian ditemukannya mayat dikamar mandi ini. Diduga Korban terpeleset, dan tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan di tubuh korban." Pungkas Yulianto.(TOM)

Sebelumnya Berfoto Dengan Jokowi Untuk Tipu 3,4 Milyar, Kasusnya di Tangani PN Surabaya
Selanjutnya Satreskoba Polres Bondowoso Tangkap Dua Orang Pengedar Pil Koplo Ditempat Berbeda