Diklarifikasi Berkurang nya Ukuran Tanah Warga, Lurah Gunung Anyar Tambak Sewot.

Diklarifikasi Berkurang nya Ukuran Tanah Warga, Lurah Gunung Anyar Tambak Sewot.

Surabaya Suara-Publik.com, Adanya informasi terkait berkurangnya ukuran Luas Tanah sepanjang 2meter di wilayah Gunung Anyar Tambak Surabaya. Membuat media ini untuk datang mengkonfirmasi pihak Lurah Gunung Anyar Tambak. ",ini dari media aja?jadi gini ya pak,suruh pihak yang bersangkutan pemilik Tanah untuk mempertanyakan langsung ke pihak BPN. Kenapa harus pakai media segala, saya sudah capek,dan apakah tadi njenengan sudah lapor yang didalam jika untuk menemui saya?,"ujar Lurah Gunung Anyar Tambak yang diketahui bernama Amelia rolingan dari Kelurahan Barata Jaya. 

Sedangkan saat dipertanyakan apakah pihak Kelurahan mengetahui adanya pemotongan Tanah seluas Dua Meter, Amelia menyatakan pihaknya tidak tahu menahu karena itu dianggap bukan ranahnya. Sedangkan untuk penanda tangannannya di Kantor Kelurahan yang dia pimpin " memang penanda tangannannya disini,karena itu kan sudah program Pemerintah untuk pengurusan Sertifikasi,tapi untuk potongan Dua Meter itu saya tidak tahu,ya njenengan nanti konfirmasi aja ke petugas BPN nya,udah ya,saya sudah capek,saya tidak mau disangkut pautkan hal itu",ujar Amelia dengan nada tinggi.

Sedangkan Nano Garad yang menanyakan alasan ketidak tau an Lurah Gunung Anyar Tambak atas potongan luas Tanah tersebut menduga adanya konspirasi antara pihak Kelurahan dengan BPN. 

Logikanya begini, pengurusan Suratnya dikantor Kelurahan, apakah pihak Lurah benar benar tidak tau ya kalau ada keluhan dari Masyarakat terkait pemotongan tanah tersebut?saya tanyakan itu,malah dia jawab dengan nada tinggi dan marah marah,itu malah menguatkan dugaan kami adanya konspirasi terselubung,iya kalau yang dipotong dua meter itu satu orang,kalau puluhan bahkan ratusan tinggal dikalikan aja ketemunya berapa?",ujar Nano yang terlihat ada perdebatan kecil antara pihak Lurah  Dalam perdebatan tersebut. 

Pihak Lurah sempat menyuruh anggotanya untuk memanggilkan Binmaspol karena menurut pihak Lurah, konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait pemotongan tanah tersebut tidak baik,padahal waktu konfirmasi tersebut,Lurah Gunung Anyar Tambak tidak menyuruh masuk tapi malah disuruh duduk diluar ruangan(ach) 

Sebelumnya Akankah Pengajuan Rehabilitasi Dewi, Dikabulkan Hakim?
Selanjutnya KPU Bondowoso Warning Partai Segera Mendaftar