Disperindag Jombang, Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pasar Daerah.
Foto: Bambang Nurwidyanto didampingi Staf nya saat sosialisasi.

Disperindag Jombang, Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pasar Daerah.

Jombang, Suara Publik.com  -  Menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Pemerintah Kabupaten Jombang, keberadaan Pasar Daerah secara managerial perlu dilakukan pembenahan dan pengelolaan secara terus menerus dalam kerangka strategi yang terukur.

Hal ini terutama demi merespon masa pandemi covid 19 yang dampaknya terbilang luar biasa bagi keberlangsungan pasar daerah. 

Bertempat digedung Islamic Center, jalan Kayen Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Jombang, Bambang Nurwidjanto, melangsungkan acara Sosialisasi Pengelolaan Pasar Daerah dengan menghadirkan kelompok undangan terutama kalangan perempuan serta ibu rumah tangga. 

Didampingi Kabid Sarana Perdagangan dan Bapokting serta Kepala UPT Pasar, pada acara sosialisasi itu Bambang Nurwidyanto menekankan pentingnya membangun sikap ketahanan diri ditengah berlangsungnya masa sulit pandemi covid 19.

Secara managerial, tegasnya, Diperindag akan terus melakukan upaya pembenahan menuju keadaan yang lebih baik dengan tetap melaksanakan standar protokol kesehatan.  

Disisi lain, selama pandemi berlangsung, dalam satu kesempatan Bupati Jombang menyebutkan jumlah pedagang yang beraktivitas dipasar daerah milik Pemkab Jombang mengalami penurunan jumlah hampir menembus 50 prosen.

Demi menghidupkan kembali aktivitas serta eksistensi pasar daerah, tegas Bupati, Pemkab Jombang melalui Disperindag akan menyalurkan bantuan stimulus sebesar Rp 1 juta kepada setial pedagang. (Din)

Sebelumnya Terkait Pelesir, IWO Malang Raya Laporkan Humas Pemkot Batu ke Kejaksaan.
Selanjutnya ARM Bersama Warga Lingkungan Ujung Kepatihan, Bersihkan Hilir Sungai Kalilo dan Muara Pantai Boom Marina.