Familiar di Kalangan Awak Media, Kades Perempuan Ini Terkenal Tegas dan Gak Neko-Neko.

Familiar di Kalangan Awak Media, Kades Perempuan Ini Terkenal Tegas dan Gak Neko-Neko.

Lamongan, suara-publik - Sosok Sri Rahayu, Sekilas, perempuan ini sama seperti kaum hawa lainnya. Di rumah ia menjadi ibu rumahtangga seperti kebanyakan perempuan lain. Namun saat tiba di kantor ia bertranformasi menjadi wanita pemimpin yang disegani.

Dia dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Tapi untuk hal yang menyangkut tugas dan tanggungjawab nya, pribadi ini dikenal sebagai sosok yang tegas dan tidak neko-neko dalam mengambil keputusan.

Salah satu keputusan tepatnya adalah ketika ia mengabulkan permintaan masyarakat di desanya untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa 2019 silam yang menjadi masa periode ketiga untuknya.

Karena keyakinan dan kepercayaan masyarakat padanya, maka ibu ini akhirnya terpilih dalam perlehatan pemilihan kepala Desa tersebut.

Peristiwa pelantikannya pada saat itu menjadi sorotan karena dialah satu-satunya kepala desa perempuan di Wilayah Kecamatan Mantup.

Meskipun ia sempat diragukan, namun berkat tangan dingin dan determinasi tingginya untuk mencapai tujuan, ia membuktikan bahwa jika diberikan kesempatan, kaum wanita pun bisa bersaing dengan kaum pria, bahkan lebih unggul.

Buktinya, kini wisata Desa Moronyamplung menjadikan salah satu Desa yang cukup diperhitungkan di Lamongan.

Yang membanggakan, Desa Moronyamplung pada 2018 mendapat predikat Desa Sadar Hukum dari Kemenkumham, dari 30 desa sejawa timur yang mendapat award tersebut.

Desa Moronyamplung menjadi satu-satunya Desa dari Kabupaten Lamongan yang mendapatkan penghargaan dari Kemenkumham.

Bertempat di Malang, penghargaan itu serahkan langsung oleh Menteri Hukum dan Ham Yassona laoly.

Menurut Sri Rahayu, selasa (2/6) penghargaan itu akan menjadi etalase bagaimana sektor kinerja bisa meningkat, transparan dan patuh aturan.

Keberhasilan-keberhasilan itu tentu tidak mudah dicapai. Ini semua karena ada seorang wanita yang memperjuangkan dan mengelolanya, seorang Kades perempuan Sri Rahayu.

Menurut Survey analisa yang dilakukan,sebagai Kepala Desa, dia selalu melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan implementasi kegiatan.

Semua proses itu ditunjukkan untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

Dengan caranya itu ia ingin mengajak masyarakat turut menjaga dan memajukan Desa. "Kalau bukan kita, yang bekerja, menjaga, siapa lagi?", katanya.

Prinsip yang selalu dipegangnya adalah setiap permasalahan yang ada harus dicarikan jalan keluarnya. Apalagi menyangkut masalah Pelayanan dan peningkatan pembangunan.(Sulaiman).

Sebelumnya Pimpin Apel Perdana, Ini Pesan Kapolres Gresik Pada Anggota.
Selanjutnya Mujib: Kasi Pemerintahan Desa Sumput Harus Segera di Reposisi.