Gak Punya Uang Buat Berobat, Pria Ini Nekat Bunuh Diri.

Gak Punya Uang Buat Berobat, Pria Ini Nekat Bunuh Diri.

Suara Publik,Sukabumi- Seorang pria paruhbaya Adah (46) Warga Kampung Bojong Deet RT 29 RW 07 Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri lantaran putus asa tidak mempunyai biaya berobat karena sakit dideritanya selama ini.

Adah ditemukan tergantung di dahan Pohon Nangka yang tidak jauh dari rumahnya, sekitar jam 14:30 sore tadi oleh warga sekitar. Menurut Istri Korban, Ilah (37) suaminya itu pergi dari rumah pada hari minggu (29/10) kemarin dalam keadaan sakit.

"Suami saya itu sedang sakit, dia selalu mengeluh dengan penyakitnya. Saya belum pernah membawanya berobat karena tidak memiliki biaya" ucap Istri Korban saat ditemui dirumahnya. Senin, (30/10/2017).

Ilah menjelaskan pada keesok harinya Ia memberitahuan kepada warga sekitar, bahwa suaminya itu tidak balik kerumahnya. Setelah itu Ia bersama Warga mencari keberadaan suaminya tersebut. Barulah warga menemukan suaminya yang sudah tergantung di pohon Nangka dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Simpenan AKP Aguk Khusaeni membenarkan bahwa korban tersebut meninggal dengan cara mengantungkan dirinya Pohon Nangka mengunakan tali tambang. Menurutnya, dari hasil penyelidikan sementara korban diduga kuat meninggal karena depresi yang berakhir dengan cara gantung diri.

"Korban di duga bunuh diri karena tidak memiliki biaya untuk berobat atas penyakit yang sedang ia derita" jelas Aguk diruang kerjanya. Setelah itu korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhan Ratu oleh anggota Kepolisian Sektor Simpenan untuk dilakukan vitsum etrepertum, agar bisa memastikan penyebab meninggalnya korban.

Dari penuturan dokter yang melakukan pemerikaan di RSUD Palabuhanratu dr. Nurul Maulian, tidak ditemukan kekerasan ditubuh korban secara pemeriksaan fisik sebelum korban meninggal dunia. "Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh korban sebelum meninggal dunia," jelasnya.

Jasat korban dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) yang tidak jauh dari rumahnya. (Ali

Sebelumnya Kanit Lantas Bangil Atur Lalu Lintas di Pemasangan Gorong-Gorong.
Selanjutnya Siram Air, Telor dan Tepung, Surprise Kasat Lantas Pada Anggotanya Yang Ulang Tahun.