Gara Gara Beristri 2, Pria Ini Meringkuk Dalam Penjara.

Gara Gara Beristri 2, Pria Ini Meringkuk Dalam Penjara.

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Abdul Rochman hanya bisa sedih dan menyesal saat dijebloskan ke sel tahanan. Pria berusia 38 tahun itu ditangkap karena menganiaya istrinya sendiri, sebut saja Susi, hingga mengalami luka lebam dan bengkak di bagian mata.

Uniknya, penganiayaan ini dipicu karena Rochman beristri dua. Cerita berawal ketika istri kedua Rochman, sebut saja Tina, melabrak rumah Susi, istri pertamanya yang beralamat di Wonokusumo Bakti, Surabaya kemarin petang (20/10). 

Waktu itu, Tina tiba-tiba datang dan meminta agar Rochman ikut pulang kerumah lantaran anaknya sedang sakit. Namun, saat itu Rochman sedang sholat maghrib. Hingga yang menemui Tina adalah Susi, istri pertamanya. 

Benar saja, ketika Rochman usai sholat dan menuju ke depan rumah, dia sudah mendapati dua istrinya tersebut telah cekcok. Susi yang berat hati melepaskan Rochman untuk pergi ke rumah istri keduanya pun lantas memarahi Rochman.

Dari situlah, karena tak terima dengan perlakuan Susi, Rochman naik pitam. Dia lalu memarahi balik Susi sambil memberikan pukulan. Itu dilakukannya karena Susi semakin ngotot mencegah Rochman untuk pergi ke rumah istri keduanya. Pukulan Rochman saat itu mendarat ke wajah Susi.

Tepatnya, mengenai mata bagian kiri. Susi pun tersungkur sambil menangis memegangi matanya yang lebam. Sementara Rochman segera pergi ke rumah Tina, istri keduanya tadi. Karena tak terima dengan perlakuan kasar suaminya, Susi lantas melapor ke polisi. Unit Reskrim Polsek Semampir yang menangani kasus tersebut segera melakukan penyelidikan.

"Kami amankan pelaku dirumahnya saat pulang dari rumah istri keduanya," ujar Kanitreskrim Polsek Semampir AKP Djunaedi kepada wartawan, Sabtu (21/10).

Rochman kemudian segera digelandang ke kantor untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam pemeriksaannya, Rochman mengakui perbuatannya. Dia juga mengaku khilaf telah menganiaya istrinya sendiri. Katanya, itu dilakukan secara spontan, setelah Susi, istri pertamanya itu marah dan melarangnya pergi bersama istri keduanya.

"Anak saya yang dari istri kedua itu sakit pak. Saya waktu itu mau kesana njenguk, tapi malah dilarang istri pertama saya. Dia malah marah-marah. Kasihan anak saya. Saya sebagai suami kan harus bertanggungjawab," ucapnya.

Namun, meskipun dengan dalih begitu, Rochman telah terbukti melanggar hukum. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi menjerat pria yang berprofesi sebagai penjual sate itu dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Sebelumnya Puluhan Ribu Warga Padati Pasuruan Fashion Carnival.
Selanjutnya Usai Nyabu, Tukang Pijat Keliling di Ringkus.