Garad Indonesia Gelar Seminar Peran Media dan LSM "SKK Migas Dan Kelautan" Sebagai Daya Saing Bangsa.

Garad Indonesia Gelar Seminar Peran Media dan LSM "SKK Migas Dan Kelautan" Sebagai Daya Saing Bangsa.

Laporan: Nano.

Surabaya, Suara Publik - Seminar dan Diskusi Publik dalam tema "Peran Serta LSM Dan Media Dalam Pengembangan Sumber Daya Alam Migas Dan Kelautan Sebagai Daya Saing Bangsa" yang digagas oleh LSM GARAD Indonesia bertujuan membangun sinergitas antara pelaku pelaku ekonomi dalam hal ini pengelolah Sumber Daya Alam dengan lembaga control sosial masyarakat dan Pemerintah. Acara tersebut bertempat di Hotel Squere Jl. Siwalan Kerto, dimulai pukuk 10.00 hingga pukul 14.00 Selasa 10 September 2019 dengan Nara Sumber Utama Didik Setiadi Dari SKK Migas.

Hadir dalam seminar tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Kominfo Jatim, LSM dan awak Media. Diperkirakan Audiens mencapai 50 orang.

Didik S Setiadi selaku Kepala Divisi Formalitas SKK Migas yang turut serta dalam acara tersebut,telah memberikan pemaparan yang sangat detail meskipun hanya dengan waktu singkat yang diberikan oleh pihak panitia,akan tetapi apa yang telah disampaikan dapat terserap dengan baik oleh para audiens yang menghadiri dalam seminar dan diskusi publik tersebut.

",ada banyak informasi yang belum tersampaikan ke masyarakat secara valid terkait pengelolahan Migas,dari hulu hingga hilir memang bisa dikatakan terdapat minyak,namun ada kalanya ketika dilakukan pengeboran yang tidak sedikit biaya produksinya pernah juga tidak ada minyak sama sekali,inilah yang membuat devisit,sedangkan kebutuhan minyak kita per hari saja melebihi apa yang didapat,ya otomatis kita harus impor untuk menutup i kekurangan,makanya jika harga minyak dunia naik,ya otomatis yang disini juga ikutan naik",ujar Didik yang dalam cv nya ahli dalam bidang pertanahan.

Masih Didik, saya sangat sepakat,jika adanya peran serta dari lembaga contol seperti LSM Dan Media turut serta mengawasi,supaya informasi bisa tersampaikan secara maksimal dan benar bukan malah berita hoax terkait Migas ini",imbuh Didik pria yang juga punya hobi menulis dan melukis tersebut. Bahkan sempat digadang gadang masuk dalam bursa kabinet kerja jilid dua dibidang pertanahan. 

Dalam pantauan Suara Publik, Seminar berjalan lancar. Audiens yang terdiri awak media dan tokoh pergerakan dengan getol bertanya pada Didik dan Nara Sumber lainnya. Bahkan dialog publik mengalir pada sesama peserta dialog. Dalam dialog tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim menjawab lugas harapan dari Warga Stren Kali. Kominfo juga turut aktif dalam dialog yang digagas oleh Garad Indonesia.

Sebelumnya Karena Sakit Hati, Choirul Bacok Teman Sendiri Hingga Tewas.
Selanjutnya Dalam 2 Pekan Satlantas Polrestabes Surabaya Tilang 43 Ribu Pelanggar, Didominasi Roda 2