Geladak Kancil Jawara Bondowoso, Raih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019.
Foto: Bupati saat menerima penghargaan dari Menpan RB

Geladak Kancil Jawara Bondowoso, Raih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019.

Laporan Guido Saphan.

BONDOWOSO, (suara-publik.com) - Inovasi pelayanan publik yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkab Bondowoso dengan slogan Geladak Kancil Jawara mengantarkan Kota Tape –julukan Kabupaten Bondowoso- meraih penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI.

Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri PAN-RB Syarifuddin kepada Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin di Ballroom Hotel Gumaya Tower, Semarang, Kamis malam lalu (18/7/2019). Penghargaan ini diraih Bondowoso setelah menjadi salah satu dari 3.156 proposal inovasi yang masuk sebagai peserta kompetisi, baik dari kementrian, lembaga, provinsi, kabupaten/kota, BUMN/BUMD, dan lainnya.

”Dari 3.156 proposal inovasi pelayanan publik yang masuk peserta itu, Bondowoso dengan inovasi Geladak Kancil Jawara yang merupakan gerakan  para jawara sebagai penggerak utama menyadarakan kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak sekaligus menjaring  anak kembali ke sekolah masuk TOP 99 inovasi,” kata Bupati Salwa.             

Karena itu, bupati yang pernah dua kali menjabat Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso (2003-2008 dan 2013-2018) tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, khususnya pada Disdikbud dan bagian organisasi atas penghargaan yang diterima dari KemenPAN-RB RI ini. Namun, menurut dia, penghargaan bukan menjadi tujuan utama. ”Karena, bagi Bondowoso ini hanya merupakan bonus. Yang paling penting adalah inovasi Geladak Kancil Jawara ini harus bisa meningkatkan pendidikan di Bondowoso dan terus memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” ujarnya.             

Kepala Disdikbud Bondowoso, H. Harimas yang mendampingi Bupati Salwa dalam malam penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Semarang menjelaskan, dalam kompetisi inovasi pelayanan publik yang diseleranggarakan KemenPAN-RB RI, peserta harus menyerahkan proposal dan melakukan persentasi inovasi pelayanan publik yang diikutkan. ”Inovasi pelayanan publik Bondowoso yaitu Geladak Kancil Jawara dipresentasikan secara detil oleh bapak Bupati Salwa Arifin di hadapan KemenPAN-RB. Dan, inovasi Bondowoso masuk TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019,” jelasnya.             

Harimas menerangkan, inovasi Geladak Kancil Jawara tujuannya mengoptimalkan pelayanan prima pada pendidikan anak di kawasan terpencil di Bondowoso. Jawara yang merupakan 15 orang tokoh masyarakat mengajak anak kembali ke sekolah dan menyadarkan orang tua peduli terhadap pendidikan anak. Inovasi ini dilaksanakan, karena banyak anak putus sekolah, setelah lulus SD (Sekolah Dasar). ”Inovasi Geladak Kancil Jawara dilaksanakan di SMPN 2 Pakem. Dalam inovasi, ini sekolah memfasilitasi kebutuhan sekolah berupa seragam, sepatu, dan mobil antar jemput siswa secara gratis,” terangnya.

Sebelumnya Pengedar Sabu Asal Banyu Urip, di Bekuk Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.
Selanjutnya 4 Pengamen Gagal Nyabu, 2 Diantaranya Ditangkap Polsek Tandes Usai Beli Sabu, 2 Nya Lagi di Tangkap Dalam Kos-Kosan.