Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Segera Dibentuk di Tingkat RW.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Segera Dibentuk di Tingkat RW.

Surabaya, suara-publik.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya berencana membentuk Gugus Tugas Covid-19 hingga ketingkat RW guna mempercepat penanganan penyebaran covid-19. Hal itu dilakukan agar cluster baru penularan covid-19 tersebar di area publik seperti pasar tradisional yang tersebar hampir seluruh kawasan di Surabaya.

Dalam pembentukan tersebut, sudah beredar skema susunan pengurus dan juklak penanganan percepatan pencegahan penularan corona. Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Adalah pengurus intinya. Ditambah Satgas Wani Sehat. Satgas Wani Jogo. Satgas Wani Sejahtera. Satgas Wani Ngandani.

Dengan rencana tersebut, hendaknya Pemkot Surabaya juga menyiapkan anggaran untuk tim gugus tugas covid-19. Sebab pengurus RT-RW selama ini harus jungkir balik menangani pencegahan penularan virus yang mematikan ini. Apa yang disebutkan dalam tugas Satgas Kampung Wani Covid-19. sudah dijalankan semua pengurus RT RW.

Kusworo Ketua RW 3 Kupang Krajan kecamatan Sawahan menyatakan, sebelum PSBB berlaku di Surabaya Raya. DKI Jakarta sudah melakukannya. Dalam pemberitaan media massa, kejadian demi kejadian tentang corona ini, membuat warga Surabaya resah takut tertular oleh virus corona. Pengurus RT RW dengan sigap menenangkan warganya. Agar panic buying, yang akhirnya akan merugikan warga sendiri karena imunitas akan menurun bila panik berlebihan.

100%

Bukan itu saja, semua tugas yang disebutkan dalam rencana pembentukan Kampung Wani Covid-19. Sudah dijalankan oleh sebagian besar RT-RW. Salah satu contoh yang telah dilakukan pengurus RT RW adalah menenangkan warga yang ketakutan karena ada yang datang dari luar kota atau luar negeri.

Selanjutnya warga atau tamu dari luar kota diminta untuk periksa ke Puskesmas. Setelah pemeriksaan yang bersangkutan diminta isolasi mandiri dan dipantau pengurus RT-RW.

Instruksi Walikota terkait jam malam dan penjagaan swakarsa guna menjaga keamanan dan mengurangi penularan Covid-19 juga dilaksanakan sebagian besar pengurus tingkat RT RW.

Demikian juga mengingatkan warga wajib menggunakan masker, jaga jarak minimal 1 meter dan sering mencuci tangan dengan sabun diair mengalir minimal 10 detik sudah dijalankan dan menyediakan tempat cuci tangan diarea strategis, papar Kusworo.

100%

Masih Kusworo, sebaiknya pembentukan Kampung Wani Covid-19. Disertai pula dengan anggaran pelaksanaan Satgas Tugas yang telah ditentukan. Sebab pengurus RT RW juga ekonomi nya ikut terdampak. Selama ini semua warga dan pengurus RT RW sudah 2 bulan lebih tidak ada pemasukan. Itupun ditambah pengeluaran nya untuk kegiatan gotong royong dalam menangani pencegahan penularan covid. Bila pengurus Kampung Wani Covid-19 nutrisi dan vitaminnya tidak terpenuhi. Bisa-bisa malah mudah tertular virus corona, tambah Kusworo.

 

Sebelumnya Fakta Menarik, Dibalik Dana JPS APBD Kabupaten Gresik.
Selanjutnya Perkuat Desa, Sebagai Ujung Tombak Putus Mata Rantai Covid-19.