Hari Ini, Tol Pandaan - Malang di Ujicoba kan.
Foto by Jasa Marga: Pintu Tol exit Lamahbang Pandaan-Malang(atas). Pemantauan Tol Pandaan Lemhbang Sukorejo

Hari Ini, Tol Pandaan - Malang di Ujicoba kan.

Laporan: Iwan Dayat.

Pasuruan suara-publik.com - Tol Pandaan - Malang sudah mulai dibuka untuk diujicoba pada Selasa (5/6/2018) atau H-10 sesuai instruksi menteri PUPR.

Meski persiapan untuk membuka tol ini secara fungsional sudah dioptimalkan, para pengguna jalan tol nantinya perlu ekstra waspada sekaligus memperhatikan rute jalur tol. Pasalnya ruas tol Pandaan ke Malang ini belum keseluruhannya benar-benar terhubung.

Agus Purnomo, Direktur Utama PT Jasa Marga Tol Pandaan-Malang mengatakan, " untuk Jalan tol Pandaan - Malang yang bisa dilalui itu hanya dua seksi, yakni Seksi I dan Seksi 3, " Katanya.

100%

Seksi 1 itu dimulai dari exit Tol Pandaan yang akan menyambung sampai Girder Lemah Bang Sukorejo. "Jaraknya sekitar 3 kilometer dari exit tol Pandaan, " Tambah Agus.

Masih menurut Agus, Di Girder Lemah Bang ini pihaknya akan membuatkan pintu keluar darurat. "Mobil nanti akan keluar di pintu keluar darurat ini menuju jalan nasional atau jalanan yang biasa digunakan untuk menuju ke Malang," Tukas Agus.

Menurut Agus, setelah ke luar pintu darurat di Girder Lemah Bang, mobil akan melewati Purwosari, dan Purwodadi. Sesampainya di Lawang, akan ada petunjuk belok kiri yang mengarah masuk ke dalam tol Pandaan - Malang seksi 3.

Berbeda dengan seksi 1, jarak seksi 3 ini lebih panjang yakni 12 kilometer (km). Seksi 3 ini nantinya akan keluar di Karanglo. "Jalan sudah dicor, sudah halus. Nanti akan kami pasang rambu darurat, dan pembatas jalan untuk keselamatan," tambahnya.

Meskipun belum 100 persen, tapi jalur sudah bisa dilalui. Untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) masih belum ada di dua seksi jalur fungsional untuk arus mudik dan balik nanti. Rencananya tol akan dibuka mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB.

Selebihnya, ia mengaku tidak menyarankan pemudik untuk melewati tol melebihi waktu tersebut. Yang jelas, tambah Agus, dua seksi ini nantinya akan membantu pemudik menghindari kemacetan yang biasa terjadi saat perjalanan menuju Malang.

Seksi 1, akan membantu pemudik menghindari kemacetan di Taman Dayu. Sedangkan seksi 3 akan membantu pemudik menghindari kemacetan di Lawang, dan Singosari yang seringkali dilanda penumpukan kendaraan saat hari libur.

 “Kami buatkan gardu darurat. Ada empat gardu yang siap digunakan untuk pemudik. Tol Pandaan – Malang ini masih gratis, belum ada biaya sama sekali.

Biaya masih sama dengan tarif Gempol – Pandaan. Bisa lanjut terus dan akan turun di Lemah Bang Sukorejo. Di sana, kami buatkan exit tol darurat,” tambah dia.

Menurut Agus, Pandaan – Sukorejo ini jaraknya 3 km, dan ampuh untuk menghindari kemacetan di Taman Dayu Pandaan. Setelah itu, pemudik diarahkan untuk lewat jalan nasional seperti biasanya. Selanjutnya, di Lawang, akan dibelokkan masuk ke Sumberwuni dan masuk ke tol seksi 3.

Perbedaan waktu tempuh bagi pemudik saat melintasi tol Pandaan - Malang ini sangat signifikan. Kata Agus, tol bisa ditempuh dengan waktu tidak lebih dari 30 menit mulai dari Pandaan - Karanglo.

Sedangkan jika lewat jalur nasional, waktu tempuh untuk bisa sampai Karanglo lebih dari 60 menit , dan itupun jika kondisi jalannya lancar tidak macet. "Kalau lewat jalan tol, minimal menghindarkan dari beberapa titik kemacetan.

Mulai dari Taman Dayu, Pasar Singosari dan sekitarnya. Tol ini bisa menghemat waktu," Ujarnya. "Bisa menjadi solusi. Insyallah jika memang dioperaisonalkan, dan difungsikan, dua seksi dari tol Pandaan - Malang ini bisa menampung 10 ribu kendaraan lebih," Tutup Agus (dyt).

Sebelumnya Diduga Pengedar, Martin Jadi Pesakitan.
Selanjutnya Wawali Surabaya Beri Bingkisan Lebaran Pada Ketua RW se Surabaya.