Haul Bung Karno ke 48 di Blitar, Dihadiri Banyak Pejabat dan Anggota DPR RI.
Foto: Suasana Haul ke 48 Bung Karno di kota Blitar.

Haul Bung Karno ke 48 di Blitar, Dihadiri Banyak Pejabat dan Anggota DPR RI.

Herlina Melaporkan.

Blitar (suara-publik.com) Dalam rangka memperingati Haul Bung Karno (Proklamator RI) ke-48 tahun 2018 pemerintah kota Blitar telah melaksanakan kegiatan Kenduri 1001 Tumpeng Haul Bung Karno ke-48 di sepanjang Jalan Sultan Agung mulai Depan Istana Gebang Kota Blitar menuju ke Barat Jl. Panglima Sudirman ke arah utara Jl. Ir. Soekarno hingga Makam Bungkarno Kec. Sananwetan kota Blitar pada hari rabu 20 Juni 2018.

Kegiatan ini dihadiri Megawati Soekarno Putri (Presiden RI ke 5) dan para Kyai, Puti Guntur Sukarno (Cawagub Jatim) , Sri Untari (Sekretaris DPD Jatim), Drs Sirmadji Tj Mpd (Ketua DPD PDI P Jatim), Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M. Sc. (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Tjahjo Kumolo (Menteri Dalam Negeri). Hanif Dhakiri ( Menteri Tenaga Kerja). Yosanna Laoly (Menkumham). Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan), Eko Putro Sandjojo, BSEE. M.BA (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia).

Selain yang tersebut diatas, hadir pula Hasto Kristiyanto (Sekjen DPP PDIP), Prof. Dr. KH Sa'id Agil Sirad, MA (Ketua PBNU Pusat ), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak (Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) , Imam Nahrawi (Menteri Pemuda dan Olahraga). Jenderal Polisi Budi Gunawan (Kepala Badan Intelijen Negara), Jajaran anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Jajaran Forkopimda Kota Blitar, Para Pimpinan OPD dan Masyarakat Kota Blitar sekitar 5000 orang.

100%

Dalam sambutannya Megawati Soekarno Putri mewakili Keluarga Besar Bung Karno menyampaikan ," ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Blitar atas terselenggaranya acara ini dan mengucapkan terima kasih terhadap seluruh undangan dan rombongan yang turut hadir dalam kegiatan ini bersama Ibu Megawati Soekarno Putri.

Bungkarno telah wafat dan meninggalkan kita semua pada tanggal 21 Juni 1970 dan juga saya mengucapkan selamat Idul Fitri Mohon maaf lahir dan bathin. Saya di PDI Perjuangan telah menetapkan bulan Juni ini adalah bulan Bung Karno.

Tidak heran Rakyat Indonesia menyebut beliau sebagai Bapak Bangsa dan Penyambung lidah Rakyat Indonesia. Tradisi Haul Bung karno telah dilakukan sejak begitu lama bahkan sejak masa pemerintahan lama rakyat tidak dapat dibendung niat memperingati haul Bung Karno.

Pada awalnya pihak keluarga tidak setuju Bung Karno dimakamkan di Blitar namun pada akhirnya pihak keluarga menyetujui karena hal tersebut merupakan pesan dari Bung Karno.

Pergerakan rakyat yang dijaga ketat pada saat pemakaman Bung Karno tidak dapat terbendung hingga Kota Blitar ini dipenuhi seluruh rakyat dari berbagai wilayah. Beliau telah menggali Pancasila dari sumber yang paling Hakiki sebagai dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk itulah Tradisi Haul Bung Karno dijadikan sebagai tradisi Cultural dan keagamaan. Masih terekam kuat dalam benak saya hubungan antara Bapak Saya dengan Tokoh Islam Nusantara.

Terima kasih banyak telah datang bersama kami keluarga Bung Karno di Makam Bung karno dan hari ini saya memohon kepada Bapak Bung Karno salah satu cucumu Puti Guntur Soekarno Putri mencalonkan diri sebagai Cawagub Jatim dan warga Jawa Timur untuk memenangkan Puti Guntur Soekarno Putri sebagai Cawagub Jatim (sebagai cucu Bung Karno) ," jelasnya.

Sementara itu dalam Tauziah Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj. Menyampaikan," intinya bahwa pada hari ini terdapat dua tujuan, yang pertama adalah mendoakan supaya Bung karno mendapat tempat yang indah disisinya, yang kedua kita harus sadar dan tidak boleh lupa bahwa kemerdekaan yang kita miliki ini adalah perjuangan Bung Karno yang didukung oleh para ulama dan Kyai. Kita harus menjaga Tanah air ini agar tetap aman terjaga ," tandasnya.

Sebelumnya Bantu Mobil Pemudik Yang Mogok, Polres Pasuruan Kerahkan Tim Mobiling.
Selanjutnya Pasca Cuti Lebaran, ASN Pemkot Pasuruan Kompak Masuk Kerja.