Jadi Korban Penganiayaan, Pria Ini Laporkan Tetangganya Sendiri.

Jadi Korban Penganiayaan, Pria Ini Laporkan Tetangganya Sendiri.

Gresik, suara-publik.com - Merasa sebagai korban penganiayaan, seorang lelaki Santoso / Jack, 40 tahun, warga Dusun Banyu Urip RT 03/RW 05 Kecamatan Menganti - Gresik, melaporkan tetangga kampungnya sendiri.

Diketahui pelaku yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya adalah Anang Saiful, warga Desa Gempol Kurung RT 06/RW 02 Kecamatan Menganti.

Menurut keterangan korban, peristiwa penganiayaan itu terjadi Kamis, 23/4/2020, di jalan Desa Gempol Kurung.

Saat itu seperti biasa, korban berangkat dari rumahnya untuk melakukan peliputan karena pekerjaan korban adalah seorang Wartawan, dengan mengendarai mobil W 1446 AM.

Karena lokasi di jalan kampung, korban mengendarai mobil dengan kecepatan sedang. Sesampai di jalan Desa Gempol Kurung, tempat terjadi dugaan tindak penganiayaan, korban kaget, mobil korban diberhentikan oleh orang tak dikenal dengan mengendarai motor.

Pengendara motor tersebut langsung memotong mobil korban dan melontarkan kata kata kasar kepada korban. "Mudun jan***, karepmu piye numpak montor banter ( Turun jan***, maumu apa naik mobil dengan kecepatan tinggi )," terang korban.

Merasa tidak melakukan seperti yang dituduhkan, korban turun dari mobil dan menanyakan kenapa mobilnya diberhentikan. Namun lelaki tersebut langsung menjambak rambut dan mencekik leher korban.

Bukan hanya mencekik dan menjambak rambut korban, lelaki itu juga mengancam akan memukuli bahkan membunuh korban. " Dia (pelaku) menjambak dan mencekik leher saya. Sambil mengeluarkan kata kata ancaman," jelasnya.

Sebelum terjadi kejadian yang tak di inginkan, warga sekitar dan pengendara yang melintas segera melerai keributan antara korban dan lelaki yang di duga sebagai pelaku penganiayaan.

Pelaku meninggalkan korban dan masuk gang kampung sehingga korban kehilangan jejak pelaku.

Setelah itu, karena penasaran dan ingin tahu identitas lelaki yang telah menganiayanya, korban mencoba mencari tahu dengan menanyakan ke warga.

Dia juga masuk gang desa dan akhirnya bertemu lagi dengan pelaku. Korban segera menghubungi adik kandungnya karena khawatir menjadi sasaran amukan pelaku lagi.

"Setelah adik saya datang, saya mau keluar dari mobil, kaki saya dijepit pintu mobil oleh pelaku. Setelah saya berhasil keluar mobil, dia (pelaku) menjambak rambut dan mencekik leher saya lagi beberapa kali. Alhamdulillah amukan pelaku berhasil dilerai adik saya bersama warga," pungkasnya.

Atas kejadian itu, korban merasa kaki, kepala dan lehernya sakit. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Menganti dengan nomor : TBL/19A/IV/2020/Polsek.

Kapolsek Menganti AKP. Tatak Sutrisno SH, membenarkan adanya laporan korban. Dia akan segera memanggil lelaki yang diduga sebagai pelaku penganiayaan untuk dimintai keterangan. " Laporan korban sudah kita terima dan akan segera kita tindak lanjuti," ungkap Tatak singkat. (tim).

Sebelumnya Peduli Kaum Duafa, Kapolsek Manyar Bagi-Bagi Sembako ke Warga.
Selanjutnya Polsek Bungah, Bekuk Pelaku Pengrusakan Posko Covid-19.