Jalur Malang Surabaya Menelan 3 Korban, Kecelakaan Beruntun Terjadi Sore Tadi.

Jalur Malang Surabaya Menelan 3 Korban, Kecelakaan Beruntun Terjadi Sore Tadi.

Laporan: Iwan Dayat.

Pasuruan, Suara Publik Group. Hari Senin tanggal 15 Oktober 2018 sekira jam 15.00 wib di jalan Raya jurusan Malang - Surabaya tepatnya di Ds. Kepulungan Kec. Gempol Kab. Pasuruan terjadi kecelakaan beruntun. Kendaraan Thriller Box no pol B 9172 D kontra Daihatsu Espass nopol N 1708 UT dan kontra kendaraan Dump truk yang belum di ketahui identitasnya.

100%

Kartopo, umur belum diketahui, sopir Espass, alamat ds. Kepulungan Kec. Gempol. Mengalami luka patah pada kaki kiri dan mengalami luka bakar dan meninggal dunia ditempat, langsung dibawa ke RS Bhayangkara Watukosek oleh petugas. Sementara itu, Suharti, perempuan 50 th, penumpang espass, Alamat ds. Kepulungan Kec. Gempol, luka bakar pada sekujur tubuh. Juga meninggal dunia di TKP, dibawa ke RS Bhayangkara Watukosek. M.Suud, pria, 57 th, penumpang Expass, alamat ds. Kepulungan Kec Gempol, luka bakar di sekujur tubuh dan meninggal di TKP, dibawa ke RS Bhayangkara Watukosek. 

Dari data yang dihimpun dilapangan menyebutkan, Kendaraan Thriller Box dari arah Malang menuju ke Surabaya sesampainya di TKP menabrak dari belakang kendaraan espass N 1708 UT, kemudian kendaraan espass terdorong kedepan sejauh 50 meter dan mengenai kendaraan Dump truk yg tidak di ketahui identitasnya (melarikan diri), selanjutnya kendaraan espass terjepit dan terbakar.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar S.IK MH menyebutkan, Hasil olah TKP menurut petugas adalah a. Faktor Manusia Human Eror, Pengemudi kurang berhati-hati. Faktor Kendaraan : Rem yang tidak berfungsi dengan baik. Faktor jalan : Jalan yang menurun sebelum ke TKP Lili Sutarli pengemudi mobil Thriller Box Nopol B 9172 D, sementara menjalani pemeriksaan.

Hasil perhitungan kerugian sementara, kendaraan mobil Thriller Box body depan ringsek kaca depan pecah, perkiraan kerugian Rp. 10.000.000,- 2. Kendaraan espass nopol N 1708 UT rusak parah dan terbakar, perkiraan kerugian Rp. 50.000.000,- urai Eko.

Sebelumnya Nunggu 1 Tahun, e-ktp warga depok tak kunjung dicetak
Selanjutnya Jaksa Hadirkan 2 Saksi Dalam Persidangan Pasar Turi.