Jambret Kusuma Bangsa di Hadiahi Timah Panas

Jambret Kusuma Bangsa di Hadiahi Timah Panas

SURABAYA - SUARA PUBLIK,  satu dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) jalanan yang selama ini beraksi di kota Pahlawan dan sekitarnya. Terpaksa di tembak kaki kirinya, sebab pelaku pada saat dibekuk Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Surabaya beserta warga, berusaha kabur melarikan diri pada 23 mei 2016 di jalan Kusuma Bangsa Surabaya. Pelaku curas  apes tersebut yakni Muhammad Sahri (19) asal Jalan Wonosari Gg.3 Surabaya.

Kabag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar mengatakan, Berawal saat Pelaku ini sedang berjalan, keliling sambil mencari korban untuk dijambret. Saat di jalan Kusuma Bangsa, pelaku melihat kesempatan di jalan. Pelaku melihat seorang perempuan saat pulang dari bekerja seorang diri. Tidak ingin melewatkan kesempatan itu, tersangka Muhammad Sahri beserta komplotannya. Langsung memepet korban dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion dari belakang.

Dengan cepat komplotan M Sahri merampas Handhone korban, saat berhenti sambil main HP dipinggir jalan. Korban yang kaget dan agak ketakutan langsung berteriak meminta tolong."terang Lily Djafar kamis.(26/5).

Teriakan korban didengar oleh warga dan anggota Resmob Polrestabes yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku  akhirnya kabur melarikan diri, namun sepeda motor yang dikemudikan Muhammad Sahri menabrak Pagar.

Karena melihat banyaknya warga, Muhammad Sahri pun mencoba melarikan diri. Tidak mau targetnya lolos, Anggota Resmob Sat Reskrim Polrestabes, kakinya dihadiahi timah panas. Sedangkan  ke tiga teman pelaku berhasil melarikan diri membawa hasil jarahannya."

Dari tangan tersangka tersebut, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dos book Hp milik korban dan Sepeda Motor Yamaha Vixion yang digunakan  tersangka untuk melakukan aksinya"Lanjut Lily.

Untuk penyelidikan. Lebih lanjut kini pelaku beserta barang bukti diamankan di polrestabes surabaya dan pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan di ancam hukuman paling lama 9 tahun penjara.(TOM)

Sebelumnya Pemasok Sabu Vicky Martin di Cokok Polsek Lakarsantri
Selanjutnya PT Sentral Benoa Utama, Tak Berprikemanusiaan, ABK di Beri Minum Air Asin Makan Nasi Bau Solar