Jelang Ramadhan dan Pertandingan Persebaya vs Arema, Polrestabes Surabaya Amankan 113 Preman.

Jelang Ramadhan dan Pertandingan Persebaya vs Arema, Polrestabes Surabaya Amankan 113 Preman.

Laporan : Tom

SURABAYA Suara-Publik.com - Polrestabes Surabaya dan polsek jajaran, melakukan bersih-bersih preman pada Kamis (3/5/2018). Sebanyak 113 orang yang diduga preman diamankan dalam razia di beberapa tempat di Kota Pahlawan. 

Sebanyak 113 orang yang semuanya pria ini diamankan lantaran memiliki aktivitas meresahkan masyarakat. Seperti melakukan pemalakan atau minta-minta di tempat umum di jalan dan tak memiliki pekerjaan. “Razia terhadap orang yang diduga preman ini dilakukan karena mendekati bulan Ramadan. Surabaya harus bersih dari tindak premanisme,” sebut Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ali Purnomo, Kamis (3/5/2018) malam.

Setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan, para preman ini didominasi juru parkir liar, pak ogah jalanan dan pengamen. Mereka diciduk dari sejumlah tempat di Surabaya, separti di terminal, stasiun dan pangkalan-pangkalan angkot.

"Kami kenakan mereka dengan Tipiring (tindak pidana ringan). Mereka melanggar Pasal 504 dan 505 KUHP," terang Ali.

Ali menuturkan, jeratan tindak pidana ringan itu, maka para preman ini akan disidik di masing-masing unit, baik Polrestabes Surabaya maupun Polsek jajaran. 

Setelah didata dan diperiksa, jika para preman tidak mampu membayar denda, maka akan dilakukan penahanan selama 6 hari atau 15 hari. "Razia premanisme ini akan kami lakukan terus secara berkelanjutan, nanti tempatnya pindah-pindah,” terang Ali.

Selain itu jelang Ramadan, bersih-bersih peremanisme ini dilakukan menjelang pertandingan big match antara Persebaya Surabaya lawan Arema FC. Kedua tim dijadwalkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (6/5/2018).

Sebelumnya Peringatan Hardiknas Pemko Tanjungpinang Bertema Menguatkan Pendidikan-Memajukan Kebudayaan
Selanjutnya Diskoperindag Bondowoso Mantabkan UMKM Dengan Diklat.