Jokowi di Mata Ani Sulastrie, Relawan La Nyalla Academia
Foto: Anie S bersama Direktur La Nyalla Academia.

Jokowi di Mata Ani Sulastrie, Relawan La Nyalla Academia

Oleh: Anie Sulastrie.

Surabaya Suara Publik-Banyaknya tudingan miring pada Jokowi, terutama isu Sang Petahana PKI. Dijawab oleh Ani Sulastrie kader PBB yang juga Relawan La Nyalla Academia. Berikut ini tulisan Ani Sulastrie.

Pada pertemuan antara Prof Yusril Ihza Mahendra, ketua umum Partai Bulan Bintang dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor beberapa waktu lalu, Jokowi buka-bukaan soal isu tudingan bahwa ia difitnah sebagai anggota atau simpatisan PKI.

Jokowi bahkan mengatakan ada 9 juta masyarakat yang percaya fitnah tersebut. Yusril menanggapi cerita Jokowi dengan senyum. Yusril juga mengatakan segala hal yang salah memang harus dijelaskan. Supaya masyarakat tahu duduk perkara sebenarnya.

Sebab, berita yang bohong kalau diberitakan terus menerus, bisa dianggap benar jika dibiarkan. Maka dari itu harus di-counter. Begitu menurut Yusril.

Dan waktu yang tepat menjawab isu tersebut adalah saat ini, setelah 4 tahun isu tersebut dibiarkan menjadi liar. Dan puncaknya, dukungan PBB kepada Jokowi-Ma’ruf juga sebagai bukti bahwa tudingan bahwa Jokowi pro komunisme adalah salah besar. Sebab, tidak mungkin PBB yang segaris dengan Masyumi bisa mendukung komunisme. Jadi fitnah terhadap Jokowi dengan sendirinya terbantahkan melalui dukungan PBB.

Yusril bukanlah orang bodoh dan gila jabatan atau uang. Yusril adalah gambaran dari Partai Bulan Bintang yang kukuh pada pendirian, idealisme yang relevan sampai saat ini. Beliau mempelajari secara mendetail apa dan siapa Jokowi.

Dari isu PKI sampai pada tudingan ketidakberpihakan kepada ulama dijawab tuntas oleh Jokowi dengan fakta yang akhirnya secara logis membawa Partai Bulan Bintang merapat ke petahana.

Jokowi adalah fenomena, karena pada saat kelompok oposisi gencar melemparkan isu tersebut, Jokowi lebih memilih diam, dan menjawab dengan kerja dan kerja. Mulut tak dijawab dengan mulut namun dengan pembuktian. Yang kemudian berbuah manis.

Satu persatu para oposan dirangkul. Sepertinya Jokowi mengajak pada sebuah stigma berprestasi itu pada kerja. Jadi jangan mendegradasi diri anda dengan insting nyinyir saja. Dan dengan masuknya Partai Bulan Bintang adalah pembuktian akhir sang maestro kerja nyata.

Apakah Jokowi pro PKI maka dengan telak Yusril bersama gerbong partainya menjawab tuntas. Jokowi adalah anak bangsa tanpa beban masa lalu. Jokowi berkarya untuk Indonesia dan Jokowi adalah pribumi yang mencintai negaranya dengan sepenuh jiwa.

Apakah Jokowi PKI jawabnya tidak...!!! PBB dan partai Islam lainnya memberi jaminan bahwa Jokowi adalah aset bangsa yang perlu dibanggakan. Maju terus Jokowi, karya lainmu ditungguh oleh jutaan rakyat Indonesia. Salam Indonesia berdaulat.

Sebelumnya Bandar Narkoba Jaringan Antar Kota, Tak Berkutik di Tangan Polres Bondowoso.
Selanjutnya Kedapatan Bawa Narkoba, Sopir Dan Kernetnya di Bekuk Polsek Krembangan