Kabupaten Bondowoso Raih Prestasi Sakip, Dengan Nilai BB
Foto: Bupati Bondowoso bersama Menpan RB saat menerima penghargaan.

Kabupaten Bondowoso Raih Prestasi Sakip, Dengan Nilai BB

Laporan Redaksi

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Pemerintah Kabupaten Bondowoso akhirnya berhasil meraih Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dengan nilai BB.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, usai menerima penghargaan SAKIP bahwa, Setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok, sehingga perlu adanya pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso perlu memberikan pendidikan dan pelatihan SAKIP dan Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Bagi kami, SAKIP akan berguna untuk dapat mengukur setiap pembangunan atau kinerja yang dilakukan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan Alhamdulillah kita berhasil meraih prestasi dengan yang bagus, "kata Wabup.

Menurutnya, sistem ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk mempertanggungjawabkan anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan daerah, sedangkan tujuan SAKIP adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prioritas untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya.

Sementara itu, yang menjadi sasaran dari SAKIP adalah menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat berjalan secara efisiensi, efektifif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungan, terwujudnya transformasi instansi pemerintah, terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional, terpeliharanya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Sesungguhnya SAKIP mempunyai peran yang sangat strategis dalam upaya peningkatan penyelenggaraan pemerintahan. Kalau hingga saat ini belum dirasakan manfaatnya hal ini lebih disebabkan karena bangunan infrastruktur yang belum sempurna," terang Wabup.

Lebih jauh Wabub Irwan mengungkapkan, SAKIP hingga saat ini lebih dipandang sebagai sebuah media statis. Sehingga berjalannya mekanisme pertanggungjawaban kinerja mengharuskan adanya sistem yang hidup dan dihidupkan. Sistem itu terlihat dari berjalannya mekanisme analisis dan evaluasi dengan melibatkan seluruh unsur pejabat teknis dan pimpinan.

"SAKIP yang memberikan manfaat adalah sebuah sistem yang dapat digunakan sebagai alat untuk memperbaiki kebijaksanaan serta mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam mendesain program dan kegiatan," jelasnya.

Menurutnya, seharusnya SAKIP dapat digunakan sebagai dasar dalam memberikan reward dan punishment yang bisa dikaitkan dengan kinerja individu. "Manfaat tersebut baru bisa dipetik jika ada komitmen yang kuat dari pimpinan untuk memberikan pemahaman yang kuat akan pentingnya SAKIP yang tak hanya bisa berfungsi sebagai media pertanggungjawaban kinerja tetapi juga sebagai alat pengendalian," harapnya.

Sebelumnya Bupati Salwa Arifin Tegaskan, Mutasi Pejabat Itu Untuk Penyegaran.
Selanjutnya Karendal Ops Bersama Kanit Reskrim Polsek Kota Banyuwangi, Pimpin Penangkapan Pengedar Sabu.