Kabur Saat di Tangkap, Dua Jambret Ini Dihadiahi Timah Panas.
Foto: Kapolsek Tegalsari didampingi Kanit Reskrim dan anggotanya saat memeriksa 2 tersangka dengan kaki terbalut perban.

Kabur Saat di Tangkap, Dua Jambret Ini Dihadiahi Timah Panas.

Laporan: Tom

SURABAYA, Suara Publik - Tim anti bandit Polsek Tegalsari Surabaya membekuk dua pelaku jambret. Dua penjahat jalanan itu terpaksa ditembak kakinya, karena berusaha kabur saat dikejar polisi.

Dua pelaku itu, Dayat Taufik (22) warga Jalan Gundi Lapangan Dupak, Surabaya dan Wijanarko (20), warga Jalan Lasem Baru, Surabaya. Keduanya dikejar Polisi usai menarik HP milik Misrun, warga Dinoyo di depan Indomart Dinoyo Surabaya pada, 20 Januari 2019 pukul 03.00 Wib, lalu.

100%

Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo didampingi Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin mengatakan, awalnya korban ini sedang duduk santai di diteras Alfamart sambil memainkan HP miliknya. Kemudian korban ini didatangi oleh dua orang yang tak dikenal yakni pelaku ini yang menghampiri korban memakai sepeda motor Satria warna hitam.

"Pelaku Dayat merampas HP milik korban sedangkan Wijanarko standby di sepeda motor sebagai joki," kata David, Kamis (24/1/2019).

Usai dua pelaku ini berhasil merampas HP korban, kemudian mereka kabur, korban langsung laporan ke Command Center.

Kapolsek Tegalsari yang mendengar ada korban jambret langsung memerintahkan tim Opsnal Tegalsari untuk memburu pelaku. Di pimpin langsung Iptu Zainul Abidin, tim memburu hingga Jalan Mojopahit Surabaya.

"Menurut Kapolsek Tegalsari Kompol David, kedua pelaku terpaksa ditembak karena berusaha kabur. David mengaku, saat ini polisi mengembangkan penyidikan, terkait keterlibatan kedua pelaku dengan sejumlah aksi kejahatan serupa di Surabaya.

Barang bukti yang juga diamankan yakni, HP merk Vivo warna Silver dan sepeda motor Satria warna hitam milik pelaku.( tom)

Sebelumnya 3 Pekan Satreskoba Polres Tanjung Perak, Ungkap 36 Kasus Dengan BB Shabu 30 Gram.
Selanjutnya Gelapkan Uang Perusahaan Sebesar 2,2 M, Mieske Kasir SPBU Mayjend Sungkono Disidangkan.