Kades Cangkareman Bangkalan Resmi Tersangka Penganiayaan
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja, SH., S.IK saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/02/2021)

Kades Cangkareman Bangkalan Resmi Tersangka Penganiayaan

BANGKALAN (Suara Publik)- Kepala Desa (Kades) Cangkareman, Sulaiman ditetapkan tersangka atas dugaan penganiayaan Sekretaris Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Moh. Najib (26), warga Dusun Pakaan, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Selasa (23/02/2021). Penetapan tersangka Sulaiman, saat ini belum dilakukan penahanan oleh Polres Bangkalan. Tarsangka dijerat pasal 351 KUHP ayat 1, berbunyi: Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja, SH., S.IK saat ditemui www.suara-publik.com di ruang kerjanya, Selasa (23/02/2021).

AKP Agus Sobarnapraja, SH., S.IK menjelaskan, Polres Bangkalan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum di wilayah Polres Bangkalan. Terkait anggota Polsek Konang, Bripka Ansori sebagai Babinkamtibmas sekaligus anggota Polsek Konang, yang terluka saat melerai perkelahian di rumah tersangka. "Saya tidak bisa intervensi. Itu adalah hak Bripka Ansori. Tapi sampai sekarang kami tidak menerima laporan dari Bripka Ansori. Tapi yang jelas, Bripka Ansori terluka karena melerai perkelahian dan tidak ada faktor kesengajaan dari tersangka,” jawab pria Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2010 ini kepada www.suara-publik.com.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Moh. Najib (26), warga Dusun Pakaan, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan melaporkan Kepala Desa (Kades) Cangkareman, Sulaiman ke Polres Bangkalan. Najib melapor atas dugaan penganiayaan pasal 352 KUHP dengan mengantongi Surat Tanda Bukti Laporan No. TBL-B/16/RES.1.6/2021/RESKRIM/SPKT Polres Bangkalan, tertanggal 29 Januari 2021. Selain Najib menjadi korban penganiayaan, kabarnya anggota Polsek Konang, Ansori sebagai Babinkamtibmas yang saat melerai perkelahian menjadi korban luka di rumah Kades Sulaiman, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Kini, perkara dugaan penganiayaan ini ditangani Satreskrim Polres Bangkalan.

Kronologis kejadian, Kamis (28/01/2021), sekitar pukul 14.30 WIB, Najib bersama Ketua BPD, Ahmad datang ke rumah Sulaiman untuk membicarakan Pemilihan Panitia Pilihan Kades (Pilkades) Cangkareman. Kemudian Ahmad memberitahu Sulaiman agar rapat Pemilihan Panitia Pilkades Cangkareman digelar di rumah Ahmad. Namun Sulaiman tidak setuju atas usulan Ahmad. Sulaiman mengusulkan, rapat Pemilihan Panitia Pilkades digelar di Balai Desa Cangkareman. Kebetulan, lokasi Balai Desa Cangkareman berdekatan dengan rumah Kades Sulaiman. Mendengar usulan Sulaiman, Ahmad dan Najib pulang. Selanjutnya, Najib dan Ahmad bermusyawarah di rumah Babinkamtibmas, Bripka Ansori. Musyawarah itu dihadiri tokoh masyarakat dan Calon Kades, Lutfi, sedangkan kedua Calon Kades lainnya diwakili. Dari hasil musyawarah tersebut disepakati tempat pembentukan Panitia Pilkades Cangkareman di rumah Naki.

Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, Najib bersama Ahmad, Mak Arip, Bripka Ansori dan sejumlah tokoh masyarakat ke rumah Kades Sulaiman untuk memberitahukan hasil musyawarah. Saat di rumah Kades Sulaiman, mendadak Najib dipukul Kades Sulaiman menggunakan paralon. Pukulan Kades Sulaiman diarahkan ke kepala Najib. Spontan Najib menangkis pukulan paralon itu dengan tangan kanannya. Lalu, Kades masuk ke dalam rumah dengan membawa sebilah parang dengan keadaan terhunus. Parang tersebut akan diarahkan ke Najib, namun Bripka Ansori dengan sigap memegang Kades Sulaiman, sehingga parang tidak sampai mengenai Najib. Karena merasa dirugikan Najib melaporkan kejadian itu ke Polres Bangkalan. (dwi)

 

Sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan Dukung Peningkatan Kesejahteraan Pekerja UKM-IKM Nusantara
Selanjutnya Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19, Polres Gresik Gencar Lakukan OPS. Yustisi