Kades Wage Minta Dana Ke Warga, Ali Camat Taman: Bila Tak Sesuai Perdes Itu Melanggar dan Sudah Ditangani Polisi.
Foto: Camat Taman Ali Sarbini SH.

Kades Wage Minta Dana Ke Warga, Ali Camat Taman: Bila Tak Sesuai Perdes Itu Melanggar dan Sudah Ditangani Polisi.

Sidoarjo, Suara Publik - Rupanya kinerja kepemimpinan Kepala Desa Wage patut di pertanyakan. Pasalnya, kasus demi kasus yang menimpa pada Bambang Heri Setyono selaku Kepala Desa Wage ini sungguh keterlaluan.

Belum selesai kasus prona yang dilaporkan warga nya kepada polisi, kini di terpa lagi masalah penarikan dana makam. Padahal, situasi pamdemi covid-19 saat ini membuat semua masyarakat Indonesia, khususnya warga di Desa Wage sedang kesulitan ekonomi.

Terkait adanya indikasi pungutan dana makam, pihak Kecamatan Taman menyerahkan permasalahan bawahannya (Kades Wage) pada kepolisian.

Camat Taman, Ali Sarbini menjelaskan, bahwa kasus yang terjadi di Desa Wage mengenai pungutan dana makam harus sesuai dengan Peraturan Desa. "Untuk permasalahan tarikan biaya pengurukan makam harus sesuai dengan Perdes, bila tidak sesuai itu dinamakan...... ?" kata Ali Sarbini yang tidak meneruskan penjelasannya.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, persoalan penarikan dana makam sudah dilaporkan salah satu warganya, Supryanto kepada pihak kepolisian, "Masalah penarikan uang pada pengurus RW sudah di tangani polda, hari ini (Rabu, 22/7/2020) dipanggil Polda mas, " lanjutnya kepada awak media ini.

Sayangnya, ditemui suara publik di kantornya, Kepala Desa Wage Bambang Heri S tidak berada di ruangannya. Dikonfirmasi via Whatsapp, Baher sibuk untuk bertemu dengan Kapolda Jatim. "Ada kunjungan Kapolda," katanya singkat.

Sebelumnya diberitakan, dana pemeliharaan makam sebesar 60 jt ( Enam Puluh Juta ), sejak Baher nama panggilan Kades Wage Bambang Heri Setyono menjabat yang baru tersebut.

Sekedar diketahui, apapun bentuk dari segala tarikan dana yang berdalih sumbangan atau partisipasi yang tidak resmi (sesuai peraturan) yang mengakibatkan gejolak di masyarakat, maka aparat penegak hukum harus turun tangan secara tegas untuk mengusut tuntas dugaan pungutan danan di Desa Wage tersebut. Bersambung.... ( anDre)

Sebelumnya Achmad Garad Prihatin, Penganganan Covid-19 di Kecamatan Tidak Ada Anggarannya.
Selanjutnya Kapolres Gresik, Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops. Patuh Semeru 2020.