Kado Lebaran, AKBP Sudamiran Tangkap 3 Buron Pembunuhan di Educity Bermotif Hutang Narkoba.
Foto: Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya saat pamerkan 3 buronan penbunuhan di Educity bermotif hutang sabu.

Kado Lebaran, AKBP Sudamiran Tangkap 3 Buron Pembunuhan di Educity Bermotif Hutang Narkoba.

Laporan/ Foto: Tom

SURABAYA suara-publik.com - Menjelang Lebaran, dimana kesibukan aparat Kepolisian sangat padat mengatur dan mengamankan pemudik dari kejahatan jalanan.

Namun disela sela kesibukan yang luar biasa, Unit Reskrim Polrestabes Surabaya tetap mencoba menyelesaikan kasus yang menjadi perhatian publik.

Kali ini AKBP Sudamiran bersama jajarannya berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan Agung Pribadi di Apartemen Educity, Mulyorejo bermotif hutang piutang bisnis jual beli narkoba senilai Rp.211.000.000.

Keberhasilan tim anti bandit Polrestabes Surabaya ini merupakan kado lebaran yang tak ternilai harganya. Ketiga pelaku yang berhasil diringkus yakni berinisial IM (44 tahun) warga Jalan Kapas Madya, RY (24 tahun)warga Jalan Pagesangan Timur, SPD(33 tahun) warga Jalan Kapasan Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menjelaskan, kami bersama tim anti bandit Polrestabes Surabaya berhasil ungkap kasus pembunuhan Apartemen Educity Mulyorejo dengan mengamankan tiga tersangka memiliki peran berbeda-beda," sebut Sudamiran.

"aksi pembunuhan ini melibatkan beberapa pelaku, namun sementara yang berhasil diamankan tiga pelaku. Masing-masing pelaku berbagi peran mulai dari memukul kepala korban menggunakan potongan pipa besi, membeli potongan besi atau alat pemukul membunuh korban, memegang kaki korban dan menusuk perut korban dengan pisau," ujar perwira dua melati dipundak ini.

Lanjut Sudamiran, keberhasilan ungkap pembunuhan ini, kita juga berhasil mengamankan barang bukti satu potongan pipa besi, satu buah hand phone sebagai alat komunikasi dan pakaian korban masih ada bekas darah juga kendaraan roda dua digunakan untuk alat transportasi para pelaku.

Sementara itu, pengakuan salah satu pelaku berinisial IM" saya ini hanya disuruh seorang teman berinisial HR yang katanya kalau ada tanggungan uang bisnis jual beli sabu senilai Rp.211.000.000 dan saya hanya diajak dengan imbalan uang bila sudah berhasil dieksekusi.

Akan tetapi target sudah dibunuh, saya ditangkap polisi dan teman yang menyuruh kabur," ucapnya.

Atas tindakan pelaku telah menghilangkan nyawa orang lain,dapat dijerat Pasal 340 KUHP Sub Pasal 338 Jo 55 Ayat (1) Ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Agung Pribadi (40), warga Senen, Jakarta Pusat ditemukan tewas di kamar 17 Apartemen Educity pada Senin (25/5). Mayat Agung Pribadi ditemukan bersimbah darah di kamar mandi. Polisi menemukan ada luka tusuk di perut dan dada. 

Sebelumnya Ingin Tampil Keren Saat Berlebaran, Pria Ini Nekat Curi Sepatu di Masjid.
Selanjutnya Selama Operasi Ketupat Semeru 2018, Polresta Pasuruan Beri Pengobatan Gratis.