Kanit Dikyasa dan Kapolsek Purwodadi Gelar Driver Appresiation.

Kanit Dikyasa dan Kapolsek Purwodadi Gelar Driver Appresiation.

Laporan Iwan Dayay.

Pasuruan suara-publik. Sudah menjadi rahasia umum kalau truck yang muatannya kosong, sering ugal-ugalan di jalanan. Kita sebagai pengguna jalan pun sering dibuat ketakutan dengan ulah mereka. “Kejar setoran”, merupakan faktor utama yang melatarbelakangi hal tersebut.

Melihat fenomena tersebut, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Pasuruan IPDA Saiful Ilmi, SH. angkat bicara, menurutnya para pengemudi muatan besar seperti truk harus mendapat pelajaran dan tuntunan soal safety.

Dengan demikian, para pengemudi itu tak hanya sekedar mementingkan uang setorannya saja, namun memperhitungkan juga keselamatan penumpang dan pengguna jalan yang lainnya. Melihat pentingnya hal tersebut, maka kampanye keselamatan di Purwodadi bertajuk "Driver Appresiation", yang digagas oleh Astra Internasional UD Trucks pun menyasar para pengemudi truk.

Program itu pun dilakukan dengan tiga tahap yaitu, sosialisasi-edukasi, simulasi, dan praktik lapangan mengenaisafety driving, pagi ini (12/10/2017). Dan dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolsek Purwodadi AKP Slamet Santoso, SH. selaku yang punya wilayah Kec. Purwodadi ini juga didampingi beberapa anggotanya.

“Kami melihat program keselamatan berkendara untuk segmen truk sangat penting untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan mendukung terwujudnya mobilitas lebih baik.

Tanggung jawab pengemudi bukan hanya keselamatan dirinya, tetapi juga keselamatan penumpang dan juga barang yang diangkutnya,” kata Kanit Dikyasa.

Ia juga menambahkan, program ini menjadi bagian dari kampanye road safety yang secara konsisten dilakukan pihak Satuan Lalu Lintas Polrea Pasuruan, mengingat jika bicara soal keamanan berkendara, pihak Kepolisian juga turut bertanggung jawab dan menuntut mengutamakan unsur keselamatan. Kalau kita bicara angka kecelakaan, lebih dari 90 persen kecelakaan lalu lintas dipicu faktor yang disebabkan oleh pengemudi.

Hal tersebut berdasarkan data dari Unit Laka Sat Lantas Polres Pasuruan pada tahun 2016 Faktor terbesar yang melatarbelakngi adalah kelengahan pengemudi, diikuti faktor tidak tertib, tidak terampil mengemudi, mengantuk, dan faktor lain seperti lelah, mabuk dan berponsel.

Senada dengan catatan tersebut, Kanit Dikyasa menyebutkan bahwa tingginya kecelakaan yang berhubungan dengan kendaraan bermuatan besar seperti truk, mayoritas dibebankan kepada pengemudinya saja. Padahal, aspek keselamatan ini merupakan hal mendasar yang perlu diperhatikan oleh perusahaan atau pelaku bisnis selain aspek kelaikan kendaraan. Jadi, utamakan keselamatan berbagai pihak, diatas kepentingan mengejar setoran ya pak.

Sebelumnya Kasatpol Airud Hadiri Pemberian Bantuan Hibah Kadis Perikanan Jatim.
Selanjutnya Sempat Buron 3 Minggu, Arek Banyu Urip Kidul di Ciduk.